Menkeu: DAU Ditunda, Tidak Dipotong

Sulutpos.com, Jakarta – Untuk mengantisipasi tidak tercapainya penerimaan dari sektor perpajakan, pemerintah merasa perlu melakukan pengendalian belanja negara. Oleh karena itu, Menteri Keuangan Sri Mulyani Indrawati menunda sebagian Dana Bagi Hasil (DBH) dan Dana Alokasi Umum (DAU) untuk dibawa ke tahun anggaran mendatang.

“Menegaskan berbagai isu mengenai daerah, untuk DAU yang ditunda, tidak dipotong, saya meminjam daerah karena memang tidak ada uangnya, meminjam kepada daerah yang memiliki uang, daerah tetap akan mampu membayar seluruh PNS daerahnya, termasuk guru. Jadi sama sekali tidak benar kalau pemerintah akan menunda pembayaran gaji,” tegas Menkeu saat Raker dengan Banggar DPR RI pada Selasa sore (30/08).

Terkait dengan pembahasan RAPBN 2017, pemerintah akan melihat keadaan ekonomi di tahun 2016 sebagai dasar postur penerimaan dan belanja. Selain itu, kondisi ekonomi global juga turut berperan melatari pembentukan RAPBN 2017, misalnya dari sisi pertumbuhan negara maju maupun harga komoditas.

“Untuk membahas RAPBN 2017, perlu melihat yang terjadi di tahun 2016 karena menjadi basis untuk melakukn desain dari sisi penerimaan maupun belanja, update kondisi ekonomi global yang mempengaruhi APBN 2016, perekonomian di negara maju mengalami penurunan, sedangkan beberapa negara berkembang yang bergantung pada komoditas juga masih belum dapat memulihkan pertumbuhan ekonomi secara optimal,” jelas Menkeu. (as)

Sumber : Kemenkeu

(Visited 472 times, 1 visits today)

Tinggalkan Balasan

Alamat surel Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

Contact us
1
Hello
Ada yang bisa kami bantu?