Chat kami sekarang

Senior Enggar dan Yasonna Bakar Semangat Peserta Kongres GMKI Ke-XXXV Di Tarutung

Sulutpos.com, Tapanuli Utara – Dua senior GMKI (Gerakan Siswa Kristen Indonesia) yang kini merupakan anggota kabinet kerja Presiden Joko Widodo dan Wakil Presiden Jusuf Kala, yakni Menteri Perdagangan Enggartiasto Lukita, dan Menteri Hukum dan HAM Yasonna Laoly, menghadiri langsung pelaksanaan Kongres Nasional GMKI Ke-XXXV dihari ketiga Jumat 26/8, dipusatkan di Gedung Seminarium HKBP Sipoholon, Tarutung, Kabupaten Tapanuli Utara.

Menteri Hukum dan HAM Yasonna Laoly dan Menteri Perdagangan Engger Lukita Hadiri Kongres Nasional GMKI Ke-XXXV di Tarutung
Menteri Hukum dan HAM Yasonna Laoly dan Menteri Perdagangan Engger Lukita Hadiri Kongres Nasional GMKI Ke-XXXV di Tarutung

Sebagai senior, baik Enggartiasto maupun Yasonna, dimasing-masing kesempatannya secara singkat menyampaikan sepak terjang karir mereka yang berawal dari wadah organisasi GMKI. Selain itu juga memberikan motivasi maupun menggugah peserta Kongres demi perubahan dan kemajuan GMKI kedepan dalam peranannya melanjutkan tongkat estafet sebagai pemimpin-pemimpin bangsa kedepan.

“Latarbelakang saya bukan anak politisi, bukan anak pengusaha dan anak orang kaya. Tapi saya dibesarkan oleh gerakan ini, dan kemudian saya menjadi pengusaha, dan pernah menjadi Anggota DPR serta pengurus partai politik, dan kini mendapatkan kepercayaan dari Presiden Jokowi sebagai Menteri,” ujar Enggartiasto yang diketahui pernah sebagai Pengurus Cabang GMKI Bandung.

Lebih lanjut Enggar sapaan akrabnya mengajak generasi muda GMKI untuk senantiasa peka terhadap situasi masa kini, dan mampu melihat tantangan dan harapan kedepan.

“Dalam ber-GMKI, jangan hanya kita pernah berpikir sekedar hanya berorganisasi atau hanya melakukan diskusi yang berjalan dalam kegiatan, tetapi substansi dan materi dalam diskusi haruslah melihat kondisi masyarakat sekitarnya dan harapan kedepan. Masa depan bangsa tergantung dari generasi muda. Persoalan disini menyangkut proses yang akan menentukan siapa yang akan dipercaya oleh rakyat, untuk itu dibutuhkan generasi muda yang berkualitas dan dikenal demi melanjutkan tongkat kepemimpinan dan pemerintahan kedepan,” harapnya.

1472233425205

Dibagian lain Menteri Hukum dan HAM RI Yasonna Laoly yang diketahui merupakan mantan pengurus cabang GMKI Medan dalam kesempatan mengatakan kebanggaannya bisa menghadiri kegiatan tersebut, sebagaimana wadah atau gerakan tersebut mempunyai kontribusi besar baginya maupun beberapa senior lain sehingga menjadi orang seperti saat ini.

“Saya menantang kader GMKI saat ini untuk secara serius melakukan evaluasi maupun merefleksi program kaderisasi kedepan. Seperti apa indonesia kedepan, seperti apa yang dibutuhkan pemimpin kedepan, dan bagaimana kita sebagai anggota gerakan mampu dan ikut mengisi kemerdekaan, bahkan ikut mengisi semua tataran pemerintahan,” tutur Laoly.

Lebih lanjut diharapkannya juga peran para senior membimbing dan memotivasi generasi muda GMKI saat ini untuk nantinya menunjukkan taring dan mampu tampil sebagai pemimpin-pemimpin masa depan bangsa.

“Yang penting disini, sebagaimana tema yang diangkat dalam kongres kali ini yakni ‘Persaudaraan yang menghidupkan’, dan bukan justru persaudaraan yang mematikan. Kongres ini kiranya melahirkan pedoman, satu arah perjuangan, termasuk peranan dan keterlibatan GMKI di dalam kehidupan kerohanian sebagai gereja. Jika tidak dibarengi dengan kekuatan militansi keimanan dan ideologi bangsa ini, kita bisa kehilangan arah sebagai anggota gerakan. Kita perlu ada dimana-mana tapi tidak kemana-mana, sebagaimana ada benang biru yang tetap mempersatukan kita. Kiranya yang nantinya akan terpilih menjadi pemimpin yang baru, tinggalkan prinsip-prinsip membedakan asal daerah, malainkan seorang pemimpin visioner, punya visi dan kemampuan memimpin,” tutur Laoly, sambil menitipkan bacaan ayat alkitab Yosua 1:9.

Dalam momen tersebut pula, berbagai persoalan kebangsaan dibeberapa sektor turut dibicarakan kedua Menteri tersebut dalam sesi tanya jawab, yang sangat direspon peserta Kongres. (Andre Dotz)

(Visited 992 times, 1 visits today)

Tinggalkan Balasan

Alamat surel Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *