Chat kami sekarang

Bukit Kasih Bakal Jual Souvenir Hasil Karya Warga Lokal

( Foto cover : laporan kegiatan oleh Rillya Gobel, S.Sos,M.Si yang merupakan ketua panitia sekaligus pejabat pelaksana teknis )

Sulutpos.com, Kawangkoan – Dinas Kebudayaan dan Pariwisa Provinsi Sulawesi Utara mengelar pelatihan Pembuatan Souvenir bagi kurang lebih 100 masyarakat yang ada di seputaran Lokasi Pariwisata Bukit kasih Kanonang.

Kegiatan yang di gelar selama 4 hari mulai Senin (21-24/11) ini di adakan di dua tempat berbeda yakni Tasik ria Resort Kelurahan Mokupa, serta di Gedung serbaguna Bukit Kasih Kanonang Kecamatan Kawangkoan Barat.

” Kegiatan ini bertujuan memberdayakan dan meningkatkan keterampilan Masyarkat di sekitar Objek wisata Bukit kasih serta membatu mensukseskan Program Pemerintah Provinsi SULUT, Operasi Desa Selesaikan Kemiskinan, ( OD SK) ” ujar Rillya Gobel, S.Sos,M.Si yang merupakan ketua panitia sekaligus pejabat pelaksana teknis kegiatan.

Lebih lanjut dikatakanya, dalam pelatihan para peserta telah di berikan berbagai pembekalan dalam pembuatan Souvenir “Dalam kegiatan ini masing masing peserta mampu mengikuti dan menyerap setiap materi dan pelatihan yang di berikan serta langsung mempresentasikan hasil yang di peroleh,dan dari pantauan kami semua dapat berjalan dengan baik,” terangya.

Tim Pelaksana Kegiata Bersama Warga Sekitar Lokas Wisata Bukit kasih Kanonag
Tim Pelaksana Kegiatan Bersama Warga Sekitar Lokas Wisata Bukit kasih Kanonang

Dengan menghadirkan, Tim ahli Pariwisata bidang pemberdayaan Ekonomi masyarakat, Dr, Vecky Masinambouw, Kepala Bidang perencanaan sosial dan Budaya Bappeda Sulut Senita Kotabunan, SE, M.Si, Kepala Bidang Destinasi Drs P.O Edward Mpd, serta Drs Elyas Pangkey, Mpd, Dra Maria Budyatmi MDn, yang merupakan Akademik di bidang seni dan Kerajinan, juga GM Art Tomohon selaku pengusaha dan pengrajin Souvenir. Para warga mendapat kuliah geratis dalam pembuatan Souvenir yang bakal menjadi Hasil Karya warga setempat

Sementara Kepala Dinas kebudayaan dan pariwisata provinsi sulawesi utara Ir Happy TR Korah MSi, saat di wawancarai wartwan sulutpos mengatakan, pelatihan yang di berikan kepada warga guna memberdayakan semua bahan baku yang ada di daerah asal.

” Coba perhatikan semua souvenir yang dijual di bukit kasih ini, semua bukan buatan orang minahasa, makanya dengan pelatihan ini di harapkan warga dapat mengunakan bahan baku yang kita miliki,agar supaya kedepan souvenir yang dia jual adalah identitas dari lokal yang ada, saat orang membeli terlihat karakter bukit kasih,” ujar Korah.

” Setelah di lakukan pelatihan ternyata warga di sini mampu menciptakan satu souvenir bagus. Walaupun belum terlalu sempurna,” lanjut kadis.

Kadispun berpesan kedepan pihaknya akan merehap kembali keberadaan lokasi wisata religi ini dengan menata beberapa tempat, diantaranya, kios- kios yang kelihatan tua, serta memberi pelatihan bagi pengusaha yang ada di lokasi itu terkait cara penerimaan tamu yang baik,” akan di tata kembali, karena jujur penataanya masih semberaut, serta mengatur tempat khusus untuk suovenir sehingga orang datang tidak lagi di kejar – kejar oleh pedagang, yang akhirnya membuat pengunjung tidak betah” terangnya.

Adapun batuan yang diberikan Pemerintah Provinsi lewat Dinas Kebudayaan dan Pariwisata adalah, Mesin Scroll, Mesin Gurinda, Mesin Bor, Kuas, Mata Scroll

Hadir dalam pelatihan itu, Sekretaris Kecamatan Kawangkoan Barat, Happy Lumintang, Hukum tua, Kanonang Raya, Hukum tua pinabetengan Induk dan Pinabetengan Selatan.( Ody)

(Visited 583 times, 1 visits today)

Tinggalkan Balasan

Alamat surel Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *