Chat kami sekarang

JWS ” Hindari Bentuk Penyimpangan Dalam Penyaluran Raskin “

( Foto cover : Kegiatan Rapat Koordinasi dan monitoring pelaksanaan penyaluran Raskin 2016 di Balai pertemuan Kelurahan wawalintowan Tondano )

Sulutpos.com,Tondano – Perum Bulog Sulut dan Gorontalo, hari ini gelar Rapat Koordinasi dan monitoring pelaksanaan penyaluran Raskin 2016.

Kegiatan yang di gelar bersama Bagian Atministrasi Perekonomian Setdakab Minahasa  menghadirkan seluruh Hukum tua dan camat se kabupaten Minahasa pada rabu (23/11) di balai pertemuan umum kelurahan wawalintouan Tondano.

Kepala perusahan Bulog Sulut dan Gorontalo, Sabarudin Ambrula, yang di dampingi kepala bidang pelayanan publik perum bulog, serta Kabag Ekonomi Philip Siwy SE, membahas tentang pendistribusian Beras raskin bagi setiap keluarga harapan yang ada di kabupaten Minahasa.

” Terimakasih atas kerjasama yang baik dari pemerinta kabupaten Minahasa dengan perum bulog, sehingga penyaluran raskin di tiap Desa dapat berjalan dengan baik,” ujar sabarudi.

Lebih lanjut di katakanya, untuk kabupaten  Minahasa ada 21. 655 rumah tangga sasaran, dengan 15 kg per rumah tangga, atau 324.825 kg per bulan, dengan harga 1600 per kg.

” Dalam penyaluran untuk kabupaten minahasa telah mencapai 100 persen, begitupun dengan dokumenya, saya berharap ini akan dapat di pertahankan sampai tahun – tahun mendatang,” pintanya.

Sementara Bupati Minahasa Drs Jantje Wowiling Sajow, MSi, dalam sambutan yang dibacakan Kabag Perekonomian Philip Siwy, menekankan agar para Hukum Tua lurah, serta para camat dapat memperhatikan pendistribusian beras raskin ini, serta pelaporan secara terperinci terkait dokumen dan pembayaranya.

” Berdasarkan laporan Perum bulog, penyaluran raskin sudah memasuki alokasi bulan Desember yang merupakan Alokasi terakhir raskin reguler Anggaran 2016, dan realisasi penyaluranya sampai bulan november mencapai angka 94 persen, dari pagu penyaluran 2016, Sedangkan Tungakan Harga Tebus Raskin ( THR) 722.341.000 dari nilai raskin yang belum di salurkan dan belum di setor oleh pelaksana Baik di tingkat desa maupun kelurahan,” ujarnya

Dan dengan tunggakan tersebut Pemerintah Kabupaten menghimbau agar, segera menyelesaikan tunggakan, sampai tanggal 7 Desember mendatang, dan melaporkan secara berjenjang akan realisasinya dengan batas waktu sampai tanggal 10 Desember, serta mengoptimalkan peran Tim koordinasi raskin tingkat kecamatan juga pelaksana satuan kerja raskin di Desa dan kelurahan.

“Hindari berbagai bentuk penyimpangan dalam penyaluran Raskin, dan apabila ditemukan bentuk – bentuk penyimpangan, saya akan menindak dengan tegas sesuai dengan peraturan yang belaku,” tegas JWS.

Dan dari data yang di himpun, para Kecamatan yang belum membayarkan uang setoran raskin adalah. Kecamatan Sonder, Kecamatan Langowan Barat. Kecamatan Kawangkoan Utara, Kecamatan Mandolang, Kecamatan Tombariri Timur, Kecamatan Kombi, Kecamatan Tombulu, Dan kecamatan Tondano Timur, ( Ody)

(Visited 178 times, 1 visits today)

Tinggalkan Balasan

Alamat surel Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *