Chat kami sekarang

Pemkab Minahasa Undang Kemenpan RI Perkenalkan Aplikasi Pengaduan secara Online

( Foto cover : Bupati Minahasa Drs Jantje W Sajow MSi, saat membuka kegiatan Sosialisasi Pemanfaatan aplikasi layanan aspirasi dan pengaduan online rakyat sistem pengolahan pengaduan pelayanan publik Nasional)

Sulutpos.com, Todano -Kementerian Pendayagunaan Aparatur Negara dan Reformasi Birokrasi Republik Indonesia (Kemenpan) Kamis ( 17/11) mengelar sosialisasi Pemanfaatan aplikasi layanan aspirasi dan pengaduan online rakyat sistem pengolahan pengaduan pelayanan publik Nasional ( Lapor ! – SP4N) Kabupaten Minahasa tahun 2016.

Kedatangan Kemenpan ini berdasarkan undangan Pemkab Minahasa dengan tujuan memperkenalkan aplikasi Pengaduan Secara Online dan kegiatan ini di buka secara langsung Bupati Minahasa Drs Jantje Wowiling Sajow MSi, dengan di dampingi Asisten I DR Denny Manggala, Juga Kepala Inspektorat Frits Mintu, di Gedung Pusgiat Tondano.

JWS dalam sambutanya mengapresiasi kehadiran dari kemenpan ini karena bisa ada di kabupaten Minahasa terlebih bersedia memperkenalkan akan Aplikasi Informasi yang bisa memudakan Masyarakat untuk dapat menuangkan akan pengeluhan serta apresisi mereka terkait pelayanan Dari setiap Aparatur Sipil Negara.( ASN)

” Karena banyaknya pengeluhan Masyarakat yang tidak terarah, dan susahnya menampung setiap laporan tersebut, maka saat ini suda ada aplikasi online tempat pengaduan baik dari masyarakat maupun dari pihak Aparat Sipil Negara,” ujar Sajow.

Meminimalisir adanya pengaduan dari warga, maka Bupati meminta , agar para pemerintah baik Camat maupun Hukum Tua agar dapat menerapkan disiplin dalam tugas dan diri sendiri,” Kita berharap pemerintah menerapkan disiplin mulai dari diri sendiri, bangun indonesia dari diri sendiri, terutama dari segi waktu, begitupun Camat – Camat harus berikan penekanan pada hukum tua, Mari saling menghargai waktu, bekerja dengan cermat dan robah kebiasaan buruk, ” terangnya.

Namun di kesempatan itupun Bupati JWS menghimbau para Instansi pemerintah untuk terus memerangi aksi Pungutan Liar ( PUNGLI) masih banyak melekat dan terbawa – bawa. ” Sampe sekarang pungutan tidak resmi masih ada, dan pemerintah berupaya menghentikannya, begitupun masalah BPN, masih ada pungli, dan bagi hukum tua hentikan kebiasaan memberikan uang kaget bagi mereka yang datang, apalagi yang sengaja meminta – minta, ” Tegasnya.

Sementara Inspektorat Kabupaten Minahasa, Frits Muntu S,Sos, dalam laporannya mengatakan pengawasan pengaduan masyarakat ini diharapkan dapat mencegah terjadinya tindak pidana korupsi, mengurangi potensi konflik sehingga membantu terciptanya rasa aman di tengah masyarakat.
” Dengan kegiatan ini, peserta bisa mengerti kebijakan tentang keterbukaan informasi publik, Sistem pengolaan pengaduan Pelayanan publik Nasional, Pedoman Penyelenggaraan Pengolaan pengaduan Pelayanan Publik Nasional, Kerangka Hukum dan kebijakan pelayanan Publik dan pengolaan pengaduan, Tata kerja sistem pengolaan pengaduan pelayanan Publik Nasional,” urai muntu

Adapun teknis kerja Pengaduan secara Online ini, menurut Sekretaris Deputi Publik Kemenpan RB Raden Dwiyoga Prabowo Soediarto, adalah dengan adanya Aplikasi Ini semua pelayanan informasi ke masyarakat bisa terpenuhi, ” Aplikasi ini sanggat mudah tinggal SMS ke 1708 terkait pengaduanya dan pasti akan di tindak lanjuti, jika masyarakat menemukan silahkan di laporkan dan ini tidak di pungut biaya, dan itupun pasti akan menguntungkan Pihak ASN di mana mereka dapat mengetahui kekurangan yang ada, yang penting saat mengadu di sertai bukti baik, foto. Dokumen maupun Video, dan prosesnya tidak lama, di saat pengaduanya masuk kami akan proses dalam jangka waktu 3 hari, setelahnya di teruskan ke admin milik Daerah tempat melapor dan di berikan waktu 60 hari untuk proses, baik lewat teguran dari Inpektorat setempat, namun jikapun tidak di indahkan maka akan di datangi langsung Ombusman, yang bisa saja mengarah pada Pengadilan serta berakhir ke pidana, ” ujarnya.

Hadir dalam Kegiatan ini, Asisten I Setdakab Minahasa DR Denny Manggala MSi,  Inspektur Frits Muntu S,Sos, Kaban Kesbangpol, Kadis Perhubungan dan informasi, Siby Sengke, Para Camat di 25 Kabupaten, Sejumlah ASN dan Para Hukum Tua di 25 Kecamatan .( Ody)

(Visited 409 times, 1 visits today)

Tinggalkan Balasan

Alamat surel Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *