Penerapan OPD Baru, Nasib Beberapa Tenaga Kontrak Terancam, Honda K2 Tetap Prioritas

( Foto cover : Wakil Bupati Minsel Franky Donny Wongkar )


Sulutpos.com, Amurang – Penerapan Organisasi Perangkat Daerah (OPD) baru dilingkup Pemerintah Kabupaten (Pemkab) Minahasa Selatan (Minsel), yang akan dimulai Januari 2017 mendatang, bakal berimbas terhadap nasib sejumlah tenaga kontrak di beberapa SKPD yang tereliminasi dalam struktur OPD baru.

Kepala BKDD Minsel Roy Ferdinand Tiwa
Kepala BKDD Minsel Roy Ferdinand Tiwa

Menurut Kepala Badan Kepegawaian dan Diklat Daerah (BKDD) Minsel Drs Roy Ferdinand Tiwa, bahwa imbas dari penerapan OPD baru ini, para tenaga kontrak dibeberapa SKPD tidak akan diperpanjang lagi kontraknya, menyusul SKPD bersangkutan tidak terakomodir lagi dalam struktur perangkat daerah, seperti Dinas Perkebunan, BP4K, Dinas Kehutanan, Badan Narkotika, kecuali Dinas Kehutanan yang ditarik ke Pemerintah Provinsi.

“Berarti kalau SKPD tempat mereka bekerja sudah tidak ada lagi maka tidak ada perpanjangan kontrak. Kecuali ada SKPD lain yang siap menampung memberikan kontrak baru, namun itu akan melalui seleksi yang nantinya akan dilaksanakan pihaknya awal Januari mendatang,” ujar Tiwa.

Dibagian lain Tiwa mengatakan bahwa untuk para Honor Daerah Kategori 2 (Honda K2) dibeberapa SKPD tersebut masih ada pengecualian.

“Kalau Honda K2 masih terikat dengan seleksi yang dilakukan pusat beberapa waktu lalu, yang hingga kini masih menunggu regulasi maupun kejelasan status mereka, sehingga dalam penerapan OPD baru ada pengecualian bagi Honda K2, dan mereka bisa ditampung di SKPD lain,” jelas Tiwa sembari mengatakan bahwa jumlah Honda K2 memang didominasi tenaga guru, sedangkan yang bertugas di SKPD tinggal sedikit.

Senada dikatakan Wakil Bupati Franky Donny Wongkar,SH yang menjamin jika Honda K2 menjadi prioritas.

“Untuk Tenaga Kontrak, prinsipnya pemerintah yang ada masih melakukan pengkajian dan evaluasi. Namun bagi Honda K2 tetap menjadi prioritas selama masih menunggu petunjuk pusat mengenai status mereka,” tutur Wongkar. (Andre Dotz)

(Visited 603 times, 1 visits today)

Tinggalkan Balasan

Alamat surel Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *