Chat kami sekarang

Dirjen Imigrasi Hadiri Aksi Sosial Natal Nasional Dikampung Jaton

( Foto cover : Dirgen Imigrasi Ronny Sompi Saat Memberikan Bantuan Bagi Lansia Dikampung Jaton Tondano)

Sulutpos.com, Tondano – Aksi Sosial dalam rangka Natal Nasional 2016 dengan membagikan 750 paket Sembako terlaksana dengan sukses pada Kamis (8/12) bertempat di Masjid Agung Al-Fallah Kyai Modjo, Kelurahan Kampung Jawa, Tondano Utara.

Kegiatan yang dihadiri oleh Dirjen Imigrasi Kemenkum HAM RI Ronnie F Sompie selaku Ketua I Panitia Natal Nasional 2016, Ketua TP PKK Minahasa Dr Olga Sajow-Singkoh MHum selaku Koordinator Aksi Sosial Natal Nasional di Minahasa, Sekdakab Minahasa Jeffry Korengkeng SH MSi, Kaban Bapelitbangda Ir Jacky Walukouw, Kadis Sosial Royke Kaloh SH, Kalakhar BNK AKBP David Lembang, Direktur RSUD Sam Ratulangi Tondano dr Mariani Suronoto MBiomed, Camat Tondano Utara Janny Moniung SP, para Camat se-Tondano raya, Rohaniwan Pemkab Pdt Dr Geovani Rorora, Ketua Badan Ta’Mirul Masjid Al-Fallah Kiay Modjo Hj Sam Tajeb, para undangan lainnya dan masyarakat Kampung Jawa Tondano umumnya.

Dalam laporannya, Ketua TP PKK Minahasa selaku Koordinator Aksi Sosia Natal Nasional di Minahasa Dr Olga Sajow-Singkoh MHum mengatakan bahwa kegiatan tersebut merupakan bentuk kepedulian kepada sesama, dengan berbagi kasih melalui pemberian bantuan sembako bagi umat Muslim di Minahasa, khususnya di Kampung Jawa Tondano ini.

“Ini bentuk kepedulian kita dalam menjaga tali silahturahmi diantara kita umat beragama. Jangan dinilai dari nilainya, melainkan dari tali silahturahmi yang telah terjalin sekian lama ini, dimana kita selalu hidup saling berdampingan dengan rukun dan damai,” ujar ibu Olga.

Sementara, Dirjen Imigrasi selaku Ketua I Panitia Natal Nasional 2016 Ronny F Sompie mengatakan, kegiatan Aksi Sosial ini digelar dalam rangkaian Perayaan Natal Nasional 2016 yang akan diselenggarakan di Tondano, Kabupaten Minahasa.

Dikatakannya, agar kita tidak menilai dari jumlah yang diberikan, tapi nilailah dari hubungan tali silahturahmi yang membuat perbedaan-perbedaan kita tidak terasa.

“Hubungan ini menjadi aset yang sangat kuat bagi Minahasa untuk menjaga kerukunan umat beragama, yang telah menjadi tolok ukur keteladanan, tali silahturahmi, kerukunan antar suku, ras, agama serta antar golongan yang ada di Indonesia. Mari kita upayakan kebersamaan ini terus berlanjut hingga ke anak cucu kita agar kita bisa mendapatkan manfaatnya,” ungkap Sompie.

Ditambahkannya bahwa aset kerukunan di Minahasa ini akan menjadi aset dalam mendatangkan wisatawan asing sebagai mana yang menjadi program Pemerintah Provinsi Sulut dan Pemkab Minahasa.

“Kami berterima kasih juga kepada Pemkab Minahasa yang sudah memfasilitasi kegiatan ini sehingga bisa terlaksana dengan baik. Kita berdoa bersama agar perayaan puncak Natal Nasional pada tanggal 27 Desember nanti diberikan cuaca cerah dan suasana Kamtibmas yang tetap kondusif,” urai Sompie.(Ody)

(Visited 145 times, 1 visits today)

Tinggalkan Balasan

Alamat surel Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *