Chat kami sekarang

Trump Sebut CIA ‘Konyol’ karena Simpulkan Rusia Bantu Menangi Pilpres

Foto Cover : Presiden terpilih AS Donald Trump dalam wawancara dengan TV Fox News hari Minggu (11/12/AP).

Presiden terpilih Donald Trump mengatakan kesimpulan Badan Intelijen Pusat (CIA) bahwa Rusia membantunya menang Pilpres AS bulan lalu adalah hal yang konyol.


Sulutpos.com, Washington DC – Presiden terpilih AS Donald Trump mengatakan kesimpulan Badan Intelijen Pusat (CIA) bahwa Rusia mencampuri pemilihan presiden bulan lalu untuk membantunya menang adalah hal yang “konyol.” Dia menyebutnya “satu lagi dalih” orang-orang Partai Demokrat terkait kekalahan Hillary Clinton dalam pilpres.

“Saya tidak percaya. Kalau Anda perhatikan apa yang dikatakan CIA, sangat membingungkan,” kata Trump hari Minggu (11/12).

“Tiada seorang pun tahu. Tidak ada yang tahu apakah itu Rusia, China, atau seseorang. Bisa saja itu kerjaan seseorang dari sebuah kamar di suatu tempat,” imbuhnya.

Trump mengatakan kepada Fox News bahwa dia tidak menentang perintah Presiden Barack Obama untuk menyelidiki serangan dunia maya yang kata CIA dilancarkan Rusia selama kampanye pilpres yang panjang, tetapi ia menegaskan “jangan hanya menyebut Rusia saja. Kita harus menyebut negara-negara lain juga, dan mungkin orang-orang lain.”

Sebelumnya, CIA mengatakan “sangat yakin” bahwa Rusia berusaha membantu Trump menang.

Badan-badan intelijen AS telah menyimpulkan bahwa Rusia campur tangan dalam babak final kampanye pilpres untuk membantu Trump menang.

Kesimpulan itu diambil berdasarkan temuan bahwa Rusia meretas sistem komputer Komite Nasional Partai Republik dan Partai Demokrat, tapi hanya membocorkan email-email memalukan dari Partai Demokrat, lewat WikiLeaks. [vm/ds]

VOA News

(Visited 364 times, 1 visits today)

Tinggalkan Balasan

Alamat surel Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *