Chat kami sekarang

Hadiri Pagelaran Adat Tulede, JWS Bangga Kenakan Baju Kebesaran Sangihe

( Foto cover : Bupati Minahasa Drs Jantje W Sajow bersama TPK PKK DR Olga Singkoh Mhum mengenakan baju adat Sangihe )

IMG_20170131_19897

Sulutpos.com, Tondano – Untuk Pertama Kali Pagelaran Kebudayaan Adat Kotambuluan digelar di Kabupaten Minahasa.

Bertempat di Desa Poopho Kecamatan Tombariri pada Selasa (31/01) pagi menjelang siang hari, pagelaran Adat Katombuluan dan Budaya Etnis Masyarakat Sagihe dan Talaud dalam keseharian di sebut pagelaran adat Tulude ini di hadiri langsung Bupati Minahasa Drs Jantje Wowiling Sajow MSi.

Dengan di dampingi TP PKK Olga Sajow Singkoh MHum, Kedatangan Orang Nomor satu Tanah toar Lumimuut ini di sambut dengan Prosesi adat yang di tandai dengan pengenaan Baju dan Topi Adat serta pengalungan Selendang Kepada Ibu Bupati yang oleh warga di sebut Menakau Umbe Dingangu Menakau Bawandang yang menghentar tamu kehormatan ini memasuki Panggung Kehormatan.

Dalam prosesi inipun di lakukan pemotongan kue adat ( Kue Tamo) yang di pimpin Kapitang Bisara ( Perangkat Desa Poopho) sebagai simbol kejayaan serta kemakmuran atas berkat Tuhan serta ketaatan bagi bangsa dan negara dan kue tersebut disuguhkan kepada tamu yang hadir serta penyerahan Bendera kebangsaan kepada Bupati Minahasa dengan harapan pemerintah terus menjaga persatuan dan kesatuan bangsa.

Diprakarsai Badan Musyawara Masyarakat Tombulu atau Paheluman Ne Tombulu yang berkaitanpun dengan Perayaan Kuncikan Tahun baru ini di hantar dalam Ibadah yang di pimpin Pdt Roy Talumewo Th.M.

Bupati Minahasa dalam sambutanya mengapresiasi akan pagelaran adat yang digelar ,”Hari ini saya sangat bergembira dan bangga akan kegiatan adat Tulude terlebih karena baru kali ini mengenakan baju adat seperti ini.” Ujar Bupati.

Lebih lanjut di katakan sajow, kegiatan ini akan menjadi agenda rutinitas pemkab Minahasa, ” Acara adat ini akan terus di gelar di setiap tahun dan anggaranya akan di tata dalam APBD, karena acara adat inipun bisa menarik wisatawan baik lokal maupun internasional serta acara pagelaran adat ini berkaitan dengan peogram pemerintah dalam mengangkat setiap potensi pariwisata di Minahasa,” ujar Bupati.

Kepada Wargapun Sajow Meghimbau kiranya bisa membatu pemerintah dalam menjaga keutuhan Negara Kesatuan Republik Indonesia, terlebih Keutuhan di Tanah Minahasa, ” Bangun Kebersamaan dan jaga Keutuhan NKRI karena saat ini ada oknum yang berusaha mau merubah Pancasila dan berusaha memecah belah NKRI terlebih keutuhan Minahasa, dan kepada warga kiranya dapat membaur dengan warga Minahasa mari kita menjadi Orang Minahasa, terlebih jaga hubungan baik dengan Tuhan karena hanya dengan Tuhan kita bisa menjaga Sulawesi Utara terlebih Kabupaten Minahasa,” terangnya.

” Kami akan memasuki tahun terakhir dalam pemerintahan saya sebagai Bupati dan Wakil Bupati, tujuan kami hanya satu bawa perubahan di tanah Minahasa, dan semoga Masyarakat bisa menikmati apa yang di lakukan,” katanya.

Hadir dalam Pagelaran Adat ini, Sekretaris Kabupaten Jefry Korengkeng SH, MSi, Asiaten I DR Denny Mangala MSi, Kadis BPMPD Jefry Sumendap Sajow SH, Plt Dinas Kebudayaan dan Pariwisata Agustivo JE Tumundo SE, MSi, Kadis Keuangan Ria Suwarno, Kadis Bapelitbangda Jan Luntungan, para camat Tombariri dan Tombariri Timur, Anggota DPRD Kabupaten Rommy Leke, ( Ody)

(Visited 346 times, 1 visits today)

Tinggalkan Balasan

Alamat surel Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *