Chat kami sekarang

Pilbup 2018 Tidak Diminati, JWS Bakal Tidak Ada Saingan

( Foto cover : Gambar ilustrasi pemilihan Kepala Daerah )

Sulutpos.com, Tondano – Pemilihan Kepala Daerah yang bakal digelar pada 2018 mendatang ternyata kurang diminati khususnya bagi yang mengincar kursi papan satu.

Walaupun ada beberapa nama yang di gembar – genborkan, namun kenyataan belum ada gerakan yang diperlihatkan, dan bisa jadi dalam Pilkada mendatang Drs Jantje Wowiling Sajow yang memang dipastikan ikut dalam pertarungan ini bakal tidak mempunyai saingan.

Seperti terpantau wartawan Sulutpos.com, biasanya setahun sebelum pelaksanaan pemilihan, para Calon sudah mulai memperkenalkan dirinya dan menghadiri setiap kegiatan di desa dan kelurahan entah suka maupun duka atau sosialisasi dimedia online namun kenyataan sampai saat ini belum terlihat satu bakal calonpun yang berani terang – terangan.

” Sebenarnya momen seperti ini dimanfaatkan oleh para calon yang akan bersaing dipilkada mendatang, apalagi warga Minahasa mengalami musibah yang besar namun tidak terlihat ada satupun Calon yang mengunjungi para korban bencana dan memberikan bantuan. Padahal tahun ini merupakan tahun politik,” ujar Ari. Warga desa Panasen kepada wartawan pada rabu (01/02) sore tadi.

Sementara Drs Jantje Wowiling Sajow MSi, selalu menghimbau dalam Pilkada mendatang ada beberapa pasangan Calon yang akan ikut bersaing memperebutkan kursi Kepala Daerah yang ada di Kabupaten Minahasa.

” Saya berharap ada tiga atau empat pasangan calon yang akan bersaing dalam Pilkada tahun 2018 sehingga pemilihan ini akan terasa ramai,” ujarnya.

JWSpun mendorong Wakil Bupati Ivan SJ Sarundajang untuk turut serta,” Saya mendorong Pak Wakil Bupati Ivan Sarundajang untuk ikut dalam Pilkada mendatang, karena itu sudah levelnya, cukuplah merasakan pengalaman selama lima tahun sebagai Wakil Bupati.” Terangnya.

Namun JWS meminta siapapun yang bakal ikut dalam pertarungan ini kiranya bisa berpolitik dengan santun dan elegan,” Siapa saja yang akan ikut dalam Pilkada ini silahkan, namun diharapkan kiranya dapat berpolitik dengan santun dan elegan, artinya berpolitiklah dengan sehat tanpa menjelek – jelekan pasangan lain,” tuturnya ( Ody )

(Visited 323 times, 1 visits today)

Tinggalkan Balasan

Alamat surel Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *