Chat kami sekarang

Kantor Dinas Dikpora Minsel Dibobol Maling, 1 Unit Laptop Raib

Foto cover : Kadis Dikpora Dr.Fitber Raco dan Kabid PAUDNI Dra.Fien Runtuwene saat dimintai informasi dari pihak Polres Minsel terkait kasus pencurian yang terjadi, Rabu (5/4/2017) di Kantor Dinas Dikpora Minsel.


Sulutpos.com, Amurang – Kantor Dinas Pendidikan Pemuda dan Olahraga (Dikpora) yang terletak di Kelurahan Pondang, Amurang Timur, tepatnya disamping jalan Trans Sulawesi, dihebohkan dengan aksi pencurian. Kejadian yang diperkirakan terjadi Rabu (5/4/2017) sekitar pukul 04.00 wita, mengakibatkan 1 unit laptop diruangan Bidang PAUDIN di kantor tersebut raib.

Kepala Dinas Dikpora Minsel Dr.Fitber Raco ketika dikonfirmasi mengatakan, bahwa kasus pencurian ini diketahui saat beberapa pegawainya masuk kantor pagi hari, dan melihat ruangan bagian keuangan sudah terbuka jendela kacanya, dan terlihat brankas diruangan tersebut terdapat bekas benturan batu meski tidak berhasil terbuka. Namun 1 unit laptop berhasil dibawah kabur pencuri.

“Kasus pencurian ini sudah ketiga kalinya terjadi di kantor Dinas Dikpora Minsel. Pertama di tahun 2012 dan kedua di tahun 2013, yang dicuri berupa berkas atau dokumen,” ungkap Raco, sembari menyatakan bahwa dari kejadian ini pihaknya akan meningkatkan penjagaan, agar tidak terjadi hal serupa lagi dikemudian hari.

Dibagian lain Kabid PAUDNI Dinas Dikpora Minsel Dra. Fien Runtuwene ketika dikonfirmasi mengatakan bahwa Laptop yang hilang ber merk Accer dengan harga sekitar 5-6 juta rupiah.

“Saya kaget setelah melihat ruangan sudah berantakan, berkas-berkas yang diatur dengan rapi di atas meja telah berhamburan. Saya langsung mengecek, laptop yang tersimpan dalam laci meja sudah tidak ada lagi. Padahal laptop tersebut menyimpan beberapa data-data penting,” tutur Runtuwene.

Menerima laporan aksi pencurian tersebut, pihak Polres Minsel langsung menurunkan personil ke tempat kejadiaan.

“Kasus pencurian ini kami sementara tangani. Barang yang dicuri berupa 1 unit Laptop merk Accer yang diperkirakan harganya sebesar 5 juta rupiah. Untuk sementara disinyalir pelakunya lebih dari satu orang,” ujar Kasat Reskrim Polres Minsel IPTU Muhamad Nandar. (Andre Dotz)

(Visited 147 times, 1 visits today)

Tinggalkan Balasan

Alamat surel Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *