Percepat Pendidikan Yang Merata dan Berkualitas Jadi Tema Hardiknas 2107

( Foto cover : Bupati Minahasa Jantje W Sajow saat menjadi Irup di Hariknas 2017 )

Sulutpos.com, Tondano – Bupati Minahasa Drs Jantje Wowiling Sajow MSi, hari ini selasa (01/05) jadi Ispektur Upacara peringati Hari Pendidikan Nasional ( Hardiknas)  tahun 2017 bertempat di Lapangan Kantor Bupati Tondano.

Upacara yang diikuti seluruh Pejabat Eselon II, Para guru serta siswa se Tondano ini turut pula di hadiri Wakil Bupati Ivan SJ Sarundajang, Sekretaris Daerah Jefry Korengkeng, Ketua DPRD Minahasa James Rawung, serta Kapolres AKBP Syamsubair SIK. Serta Dandim 1302 Minahasa yang diwakili Kasdim Mayor Frangky Kaloh.

Dengan mengambil Tema “Percepat Pendidikan yang merata dan berkualitas” yang berterkaitan erat dengan fenomena dunia yang berubah sangat cepat dan menuntut kualitas semakin tinggi, Menteri Pendidikan dalam sambutan yang dibacakan Bupati Jantje Sajow Mengajak seluruh lapisan masyarakat untuk dapat menjangkau layanan pendidikan yang berkualitas.
“Marilah kita resapi dan renungi tema tersebut, kemudian kita wujudkan bersama-sama . Dengan begitu maka seluruh lapisan masyarakat akan dapat menjangkau layanan pendidikan yang berkualitas. Dengan pendidikan berkualitas dan merata maka ikthiar sebagaimana diamanatkan oleh UUD 1945 dapat terwujud,” ujarnya.

” Dalam Upacara itu Bupati mengajak warga untuk kembali mengingat perjuangan seorang pahlawan pendidikan yang banyak memberikan wejangan serta karya guna kemajuan pendidikan di Indonesia, ” Pada setiap saat memperingati HARDIKNAS kita tak pernah lupa dengan sosok Ki Hadjar Dewantara karena peringatan HARDIKNAS didasarkan atas hari kelahirannya 2 Mei 1889. Beberapa diantara pandangan pemikiran Ki Hadjar Dewantara adalah Panca Dharma, Kon-3, Tri-Pusat Pendidikan. Dalam hal kepemimpinan Pendidikan Ki Hadjar Dewantara mengajukan konsep “Laku Telu” atau dalam bahasa jawa : “ing ngarso sung tuladha, ing madya mangun mangun karso, tut wuri handayani”. Gagasan pemikiran dan Prinsip-prinsip pendidikan Ki Hadjar Dewantara tersebut diatas adalah menjadi dasar acuan Visi Presiden RI, Joko Widodo dibidang Pendidikan,” terang Bupati.

” Dalam rangka mewujudkan visi tersebut kementerian pendidikan dan Kebudayaan bersiap melakukan reformasi pendidikan nasional baik pada tataran konseptual maupun material. Reformasi pendidikan nasional tersebut merupakan proses jangka panjang, bukan sesaat dan jangka pendek, sehingga perlu dilaksanakan secara sistemis, prosedural, dan bertahap disamping perlu dukungan dan partisipasi konstruktif semua jajaran pelaksana pendidikan, pemangku kepentingan pendidikan, bahkan warga bangsa indonesia,” Lanjutnnya sambil mengajak seluruh guruh serta masyarakat untuk mengerakan reformasi Pendidikan kearah yang lebih baik, ” Pada hari Pendidikan Nasional 2017 sekarang, mari kita singsingkan lengan baju untuk menggerakkan reformasi pendidikan Nasional demi anak cucu kita. Semoga Tuhan seru sekalian alam meridhoi dan menguatkan tekad dan langkah kita,” Pungkasnya.

(Visited 95 times, 1 visits today)

Tinggalkan Balasan

Alamat surel Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *