Chat kami sekarang

Pertama di Sulut Lantas Minahasa Gelar Operasi Samrat Terpadu

( Foto cover : Kasat Lantas Polres Minahasa AKP Rudy Reppi S, Sos  saat meninjau Pemeriksaan surat kendaraan )

Sulutpos.com, Tondano – Kepolisiaan Resort Minahasa selama 14 hari Gelar Operasi samrat 2017 yang dimulai dari tanggal 09 – 22 mei mendatang.

Dengan melibatkan satuan POM TNI di Kodim 1302 Minahasa, Dinas Perhubungan serta Samsat Tondano, Operasi ini digelar dibeberapa titik, dan untuk Kota Tondano dipusatkan di Bolevard Tondano serta Taman God Bless, dan diluar wilayah Tondano dipusatkan di Kecamatan Langowan serta Kawangkoan.

Anggota POM TNI Kodim 1302 minahasa bersama Dishub Minahasa dalam operasi Samrat 2017
Anggota POM TNI Kodim 1302 minahasa bersama Dishub Minahasa dalam operasi Samrat 2017

Kapolres Minahasa AKBP Syamsubair SIK MH, lewat Kasat Lantas AKP Rudy Reppi S,Sos mengatakan dalam Operasi kali ini pihaknya mengandeng sejumlah instansi terkait guna Operasi ini.
” Untuk Minahasa kami menamakan kegiatan ini adalah Operasi Samrat Terpadu dan ini pertama di sulut dimana kita mengabungkan seluruh instansi terkait diantaranya POM TNI lewat Kodim 1302 Minahasa, Dinas Perhubungan Pemkab Minahasa, Samsat Tondano serta Provost Polres Minahasa dengan jumlah personil 60 Orang dan digelar selama dua sampai Tiga jam perhari ,” Ujarnya

” Dalam Operasi Samrat 2017 ini lebih tertuju pada tindakan pelangaran berupa kelengkapan surat kendaraan baik STNK, SIM, serta BPKB. Pelangaran lainya yakni pengendara yang tidak memakai Helm, dan Kendaraan yang tidak layak jalan. Untuk pelaksanaan hari ini sedikit berbeda dengan operasi sebelumnya dimana ketiaka pengemudi didapati melanggar aturan karena tidak adanya SIM serta Surat Kendaraan maka kami menganjurkan untuk segera membuatnya dikendaraan pelayanan yang sudah disiapkan baik untuk pembuatan SIM, STNK juga BPKB,” lanjut Kasat.

Kasat Lantas memberi pengarahan kepada sopir pengendara Kendaraan yang bukan angkutan umun dipakai muat penumpang
Kasat Lantas memberi pengarahan kepada sopir pengendara Kendaraan yang bukan angkutan umun dipakai muat penumpang

Dari pantauan Wartawan Sulutpos. com, dalam operasi ini terdapat banyak warga pengendara yang melanggar aturan diantaranya Mobil yang mengangkut bahan melampaui kapasitas, serta kendaraan yang bukan angkutan umum dipakai muat penumpang apalagi tidak menginakan Helm, kendaraan sepeda motor yang sudah tidak sesuai lagi dengan bawaan pabrik, serta pelangaran lainya, ” Pelangaran seperti ini yang mau kita himbau kepada Masyarakat karena inipun akan membahayakan pengendara lainnya, karena tujuan utama Operasi ini untuk menekan angka kecelakaan lalulintas terlebih dalam menyambut Hari idul fitri, dan memberikan Edukasi dan pelayanan prima kepada masyarakat penguna jalan,” Pungkas Repi.

Selama operasi Samrat 2017  ini terdapat jumlah Tilang 207, teguran 49, dengan kendaraan Roda dua 162, Roda empat 45, dan barang bukti SIM 134, STNK, 50 untuk Ranmor namun untuk Kejadian Laka lantas Nihil. Dengan keterangan Kendaraan bermotor merupakan pelangar tertinggi dengan jumlah 162 dalam sepekan ( Ody).

(Visited 114 times, 1 visits today)

Tinggalkan Balasan

Alamat surel Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *