Rakor TPID Bahas Kestabilan Harga dan Kelangkaan Bahan Pokok di Minahasa

( Foto cover : Bupati Minahasa Drs Jantje Wowiling Sajow MSi saat memimpin rapat TPID) 

Sulutpos.com, Tondano – Bertempat di ruang rapat Setdakab Minahasa pada Selasa, (13/06) Pemkab Minahasa mengelar Rapat Koordinasi Tim Pengendalian Inflasi Daerah ( TPID) Kabupaten Minahasa tahun 2017.

Rakor yang dibuka langsung Bupati Minahasa Drs. Jantje Wowiling Sajow MSi,ini turut dihadiri Asisten Perekonomian dan Pembangunan sekdakab Minahasa Dr. S. W. Siagian, MA, Deputi BI Sulut Budisantoso, Camat sekabupaten Minahasa, serta para pelaku usaha di Minahasa.

Dalam sambutan JWS mengatakan dibentuknya Tim pengendali inflansi Daerah sangat penting dalam menjaga stabilitas harga diri daerah. Hal tersebut sebagai langkah upaya untuk menjangkau masyarakat dalam daya beli harga kebutuhan pokok.

” Yang perlu diseriusi bersama bahwa kita tidak cukup melakukan hanya di tingkat Daerah namun harus didukung sampai Kecamatan dan tingkat Desa/Kelurahan serta STAKEHOLDER,” Ujar JWS

Dan mengantisipasi permasalahan yang bakal timbul dalam program ini menurut Bupati perlu ada pasokan komoditas pangan yang belum efesien menjadi kunci utama dalam memelihara stabilitas harga kedepan.

” Rapat koordinasi ini penting untuk kita ikuti dalam menyikapi perkembangan kondisi saat ini kedepan, yang sangat kompleks antara lain dengan kondisi harga kebutuhan pokok yang fluktuatif khususnya (CABE), mengantisipasi cuasa saat ini yang dapat berpengaruh pasa ketersediaan dan pasokan komoditas bahan pokok, Tabung gas LPG 3kg dan kelancaran transportasi menyangkut bahan pokok masyarakat,” Terangnya.

Guna menjaga stabilitas harga pangan dan ketersediaan kebutuhan bahan pokok masyarakat tersebut langkah-langkah yang bakal diambil pemerintah Kabupaten adalah.

1. Melakukan 4 (empat) K, ketersediaan pasokan, keterjangkauan harga, kelancaran distribusi, dan komunikasi yang efektif antar instansi terkait.
2. Meningkatkan sinergitas dan koordinasi antar lintas instansi untuk mencegah penimbunan barang dan lain-lain.
3. Perkembangan program Kabupaten Minahasa sebagai “KABUPATEN CABE”
4. Pemantauan harga.
5. Melakukan operasi pasar murah apabila diperlukan.
6. Menjamin ketersediaan stok dan keamanaan distribusi bahan kebutuhan pokok masyarakat; dan
7. Menjaga kestabilan harga baik dari aspek peningkatan produksi, kelancaran distribusi dan kecukupan pasokan di kabupaten minahasa.
8. Melakukan pengendalian dan pengawasan penggunaan bahan bakar minyak (BBM) LPG 3kg.
9. Melakukan monitoring kewajiban stok pangan dan harga pangan secara berkala.

Dalam Rakor ini di putuskan bersama (9) sembilan poin penting sebagai penunjang akan program yang bakal di laksanakan.
1. Ketersediaan dan pasokan bahan pokok pangan di kabupaten minahasa.
2. Kebijakan satuan kerja perangkat daerah (SKPD) terkait untuk mendukung ketersediaan infrastruktur khusus pertanian dan sarana-sarana perekonomian lainnya.
3. SKPD terkait untuk mendukung ketersediaan dan pengawasan intensif terhadap transportasi yang di khawatirkan bisa memicu inflasi.
4. Pengendalian, monitoring serta pengawasan harga dan pasokan bahan pokok.
5. Menyiapkan jalur distribusi alternatif akibat cuaca yang tidak mendukung dalam penyaluran bahan pokok masyarakat.
6. Ketersediaan bahan bakar minyak (BBM) dan tabung gas LPG 3kg dan;
7. Camat mengambil langkah-langkah preventif atas cuaca yang tidak menentu saat ini dengan berkordinasi antar instansi terkait.
8. SKPD yang terlibat dalam TPID untuk berkerjasama, mensinergikan kegiatan yang bertujuan pengendalian inflasi daerah, tidak hanya pada persoalan yang memicu gejolak harga melalui pendekatan yang bersifat jangka pendek, melainkan bertahap mulai merencanakan solusi atas berbagai persoalan yang bersifat struktural, seperti peningkatan produktivitas, kelancaran distribusi dan struktur pasar yang efisien.
9. Meningkatkan informasi melalui pembuatan “WEBSITE” yang menyediakan informasi harga dan produksi komoditi di kabupaten minahasa yang dapat diakses masyarakat dan pemangku kebijakan secara transparan. ( Ody)

(Visited 156 times, 1 visits today)

Tinggalkan Balasan

Alamat surel Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *