Chat kami sekarang

Sakit Hati Ternak Anjing Sering Dipotas Lelaki Ini Tebas Warga Pinabetengan Hingga Tewas

( Foto cover : Evakuasi korba oleh Tim  Polres Minahasa,  serta  foto tersangka )

Sulutpos.com, Tondano – Misteri Kematian Max Pesik (61), warga Jaga IV Desa Pinabetengan Utara Kecamatan Tompaso Barat, yang ditemukan istri Aneke Salu pada Senin (26/06) siang di pekebunan Belerang Desa Setempat akhirnya terjawab juga.

Dengan melihat kondisi kematian korban yang diduga keras di bunuh dengan cara tragis, akhirnya hanya dengan beberapa jam saja kasusnya terpecahkan, dengan ditangkapnya JL alias Joppy ( 40) yang juga adalah warga Desa Pinabetengan Selatan :Kecamatan Tompaso Barat oleh satuan Tim gerak cepat Polres Minahasa.

Kapolres Minahasa AKBP Syamsubair SIK MH, lewat Kepala Sub Bagian Humas Polres Minahasa AKP Hilman Rohendi, kepada wartawan mengatakan, pelaku berhasil terungkap dan ditangkap setelah Polisi melakukan pengembangan kasus dengan mengumpulkan informasi dari sejumlah saksi.

“ Pelaku sakit hati kepada korban karena anjing peliharaanya sering dipotas dan hilang sehinga pelaku pernah datang menegur korban tapi korban tidak tangapi serius dan cuek akhirnya pelaku simpan rasa kesalnya,” Ujar Rohindi

“ Pelaku tinggalnya hanya di kebun yang kebetulan bertengga kebun dengan korban, akhirnya pada hari ini senin (26/ 06) sekitar jam 07 00 Wita, korban datang dari rumah di Desa Pinabetengan Utara saat itu pelaku sudah menunggu di sabuah/pondok dan tidak tunggu lama pelaku sudah dengan sebilah parang langsung mengajunkan tebasan berulang ulang kali mengena di leher, lengan kanan dan kiri, kaki kiri dan tikaman tikaman di punggung belakang. Banyaknya tebasan dan tikaman tidak tahu lagi,” Lanjut Kabag humas.

Usai menghabisi korban, Tersangkapun bersembunyi tak dan mengamati korban dari kejauhan, ” Usai menebas korban dengan parang berulang kali hingga korban tak berdaya dan sudah meninggal, pelaku lalu lari dan pergi sembunyi kira-kira berjarak 30 meter dari pondok ke semak-semak, setelah itu pelaku pergi tinggalkan korban,” Katanya Lagi

Adapun asal mula di temukan korban Max pesik ini berawal pada Selasa (26 06) pukul 06.00 korban seperti biasanya setelah sarapan pamit ke istrinya untuk pergi ke kebun yang bernama Paso, dan pada sekitar jam 12.00, korban ditemukan oleh Istri Aneke Salu dan anaknya Putri pesik, saat ditemukan Korban tergeletak bersimpah darah, dan mengalami luka potong dibagian lengan kanan dan leher. Melihat kejadian itu istri korban langsung meneleponkan ke anaknya yang lain yakni Alfando pesik,
dan Alfando pesik juga Keluarga yang lain untuk melihat kondisi korban, kemudian pihak keluarga langsung menghubungi  pemerintah pinabetengan utara, dan melalui Pemerintah setempat dihubungilah pihak kepolisian lewat Polsek Tompaso.

Guna pemeriksaan tindak lanjut, Tersangka kini diamankan di Mapolres Minahasa ( Ody)

(Visited 613 times, 1 visits today)

Tinggalkan Balasan

Alamat surel Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *