Malonda Sosialisasikan Daftar Pemilih Ke Parpol Juga Bakal Calon Bupati di Pemilu 2018

( Foto cover : Suasana Kegiatan Sosialisasi Pemutahiran Data Pemilih oleh KPU Minahasa di Hotel Quality Manado) 

Sulutpos.com, Manado – Komisi Pemilihan Umum ( KPU) Kabupaten Minahasa pada Selasa ( 26/09) menggelar Sosialisasi pemutahiran data pemilih dalam Pemilihan Bupati dan wakil Bupati Minahasa tahun 2018 mendatang.

Sosialisasi yang diikuti, Partai Politik. Tokoh Agama, Dinas Kependudukan dan Pencatatan Sipil Kabupaten Minahasa, Tokoh Masyarakat, Ormas. LSM maupun Media Center KPU Minahasa ini digelar di Hotel Quality Manado dan dibuka kegiatanya oleh Ketua  KPU Minahasa Meidy Yafet Tinangon, SSi, MSi.

Dalam pemaparan Materi Ketua Program dan Data KPU Minahasa Lord CH Malonda Spd, yang didampingi Komisioner Dicky Paseki SH,  MH serta Kristoforus Ngantung S,Fils, memaparkan tentang teknis Data pemilih yang ada di Kabupaten Minahasa yang dimana kini mengunakan program Sistem Data Pemilih ( Sidalih)

” Kita Kini mengunakan Sistem Data Pemilih (SIDALI) yang sudah dipakai dari beberapa kali pemilihan Umum, dan data ini sudah akurat dan sangat valit, ” ujar Malonda.

” Data Pemilih Dimutahirkan oleh pihak Panitia Pemutahiran Data Pemilih (PANTARLI). Datanya bersumber dari Daftar Pemilih Tetap Pemilu Gubernur dan Wakil Gubernur sebelumnya, dan ditindaklanjuti oleh Pantarli dengan mengunjungi setiap nama yang terdaftar dalam DP4. Itu akan menghasilkan Daftar Pemilih Sementara (DPS)” lanjut Arthur.

” Pemilihan ini kita hanya mengenal DPS, DPT, selain itu sudah tidak ada lagi perubahan dan hanya boleh di tambah dengan Daftar Pemilih Tetap Tambahan ( DPTB) pada hari pemungutan suara dengan menunjukan KTP dan Kartu Identitas lainya,” Terangnya. Sambil meminta pihak yang berwenang bisa mengawal akan program Penyusunan Daftar Pemilih ini.

Bakal Calon yang akan maju dalam Pilkada Kedepan Meki Onibala mengapreaiasi akan kinerja KPU Minahasa,”Saya yakin KPU Minahasa bekerja secara profesional dan berkualitas. Harapan kalau boleh ditingkatkan akan kepercayaan masyarakat kepada KPU karena keberhasilah kita berasal dari KPU,” tuturnya sambil memimta KPU Minahasa bebas dari interfensi, serta memantau akan interfensi ini yang terlalu deras dalam pemilu, apalagi di Desa maupun PNS yang ada.

James Lewu utusan Partai Golkar meminta agar KPU Minahasa dapat meminimalisir jangan sampai ada mobilisasi massa yang akan dimasukan dalam daftar pemilih kedepan, padahal bukan penduduk Minahasa dan tidak ada hak pilih.

Namun menurut Paseki Mobilisasi masa ini dipastikan tidak ada karena peraturan mengenai kependudukan sudah semakin ketat ” Kalau Mobilisasi massa saya optimis tidak akan ada karena ketatnya undang – undang kependudukan,tetapi yang ditakutkan formulir C6 yang adalah formulir undangan untuk memilih disalah gunakan. Mari kita awasi bersama sukseskan pilkada 2018 mendatang karena Politik itu berawal di Minahasa ( Ody)

(Visited 200 times, 1 visits today)

Tinggalkan Balasan

Alamat surel Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *