Sri Nuryanti: Survey Mengatakan Kepercayaan Masyarakat Terhadap Partai Politik Menurun

(Foto covet : DR. Sri Nuryanti pakar politik lokal juga Sekjen APPRA (Asia Pacific Peace Researcher Association) bersama Pengurus Partai Politik Minahasa Serta KPU Minahasa) 

Sulutpos.com, Tondano -Menurunnya tingkat kepercayaan masyarakat kepada Partai politik, mengakibatkan masyarakat cenderung untuk ogah memilih saat pemilihan Legislatif yang menurut mereka hanya untuk keperluan partai dan memperkaya diri sendiri, ini menjadi perhatian sejumlah kalangan

DR. Sri Nuryanti, pakar politik lokal yang membidangi politik lokal dengan fokus kajian agama dan politik, kepartaian dan gender, juga Sekjen APPRA (Asia Pacific Peace Researcher Association) berusaha memperjuangkan kembali akan kepercayaan masyarakat kepada Organisasi pembawa aspirasi rakyat ini.

“Survey banyak mengatakan kepercayaan masyarakat terhadap partai politik menurun. Harus ada formula membalikan kenyataan agar partai politik mempunyai loyalitas, integritas mempunyai sesuatu yang dijual kemasyarakat sehingga kepercayaan masyarakat kembali meningkat,” ujar Nuryanti saat di wawancara wartawan usai memberikan Sosialisasi Tata Cara Pencalonan Pilkada Minahasa 2018, yang digelar KPU Minahasa pada (27/09) di Quality Hotel Manado

Menurut Sri, Kaitannya dengan membuat sistem integritas partai politik adalah untuk membantu partai politik sebagai pilar demokrasi, yang bisa mewudkan kehidupan yang lebih demokratis lebih baik dan lebih menjual kedepan.

“Kita tidak ingin bahwa partai politik itu hanya menjadi partai untuk kepentingan kekuasaan belaka, Partai politik itu hanya diperlukan saat mendudukkan calonnya di kursi kekuasaan, setelah itu partai politik tidak melakukan pembenahan diri, ” Katanya.

Kita berharap, lanjutnya, partai politik berlomba-lomba menuju partai politik yang berintegritas dan yang benar-benar mempertimbangkan pengkaderan yang tersruktur berjenjang dan inklusif.

“Jadi setiap orang yang mempunyai hak pilih bisa mempunyai akses terhadap partai politik kemudian partai politik mempunyai kode etik yang bisa di tegakan di masing – masing partai politik, baik itu pelaksanaanya maupun sangsi dan implementasinya di masa yang akan datang,” Terangnya sambil berharap Partai Politik benar-benar dapat mendapatkan kepercayaan masyarakat lagi sebagai alat untuk menyalurkan aspirasi, menyalurkan pendapat, sehingga masyarakat tidak lagi turun kejalan untuk mengemukakan pendapat mereka. ( Ody)

(Visited 289 times, 1 visits today)

Tinggalkan Balasan

Alamat surel Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

Contact us
1
Hello
Ada yang bisa kami bantu?