Aktris Porno Mengaku Diancam Tutup Mulut Soal Trump

Foto: Bintang film panas Stephanie Clifford, atau dikenal dengan nama Stormy Daniels, berpose pada akhir pertunjukannya di Gossip Club, Long Island, New York, 23 Februari 2018. Reuters.


SulutPos.com, Washington – Aktris film panas, Stormy Daniels, yang mengaku berselingkuh dengan Donald Trump sebelum Trump terpilih menjadi presiden, mengatakan dalam acara 60 Minutes di stasiun televisi CBS, ia diancam ketika hendak membeberkan perselingkuhan itu.

Daniels setuju untuk menerima uang sebagai imbalan untuk tidak membocorkan perselingkuhannya yang diberikan melalui pengacara Trump karena ia mengkhawatirkan keselamatan keluarganya.

Stormy Daniels, yang nama aslinya adalah Stephanie Clifford, mengatakan dalam wawancara yang sangat dinantikan pada Minggu (25/3), ia sedang dalam perjalanan ke kelas kebugaran bersama putrinya yang masih kecil ketika didekati orang tak dikenal.

Baca: Skandal Bintang Film Panas Trump Jadi Sorotan Media

Insiden di tempat parkir Las Vegas pada 2011 itu terjadi tak lama setelah ia pertama kali mencoba menjual kisahnya ke tabloid. Ia mengatakan insiden itu membuatnya takut selama bertahun-tahun dan ia yakin telah melakukan hal yang benar ketika menerima $130 ribu dari pengacara Trump, Michael Cohen untuk bungkam.

Cohen membantah mengancam Daniels, dan menolak permintaan tampil dalam acara 60 Minutes.

Stasiun televisi CNN pekan lalu menyiarkan wawancara dengan mantan model Playboy, Karen McDougal, yang menggambarkan perselingkuhan 10 bulan dengan Trump dimulai pada 2006.

McDougal menuntut lepas dari perjanjian rahasia yang dicapai beberapa bulan sebelum pilpres pada 2016. Dia menerima bayaran $150 ribu.

Daniels menggugat Presiden Trump pada 6 Maret karena Trump tidak pernah menandatangani perjanjian yang meminta Daniels bungkam soal hubungan mereka.

Baca: Bintang Film Panas Yang Dibayar Pengacara Trump Siap Bicara

Kedua perempuan mengaku hubungan mereka dengan Trump dimulai 2006 dan berakhir 2007. Mereka juga mengaku dibayar untuk bungkam beberapa bulan sebelum pemilihan presiden pada 2016.

Kuasa hukum Trump menepis tuduhan McDougal dan Daniels, dan mengatakan perselingkuhan itu tidak pernah terjadi dan bahwa Trump tidak tahu menahu tentang adanya pembayaran.[ka/al]

VOA News

(Visited 498 times, 1 visits today)

Tinggalkan Balasan

Alamat surel Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *