Sajow : Sangksi Bagi Desa Yang Tidak Memasukan LPJ dan RLA, DD Dipotong 40 Persen dan ADD 20 Persen Untuk Tahun 2019 Mendatang

( Foto cover : Kepala Dinas Pemberdayaan Desa Kabupaten Minahasa Jefry Sumendap Sajow SH)

Sulutpos.com. Tondano – Dinas Pemberdayaan Masyarakat Desa ( PMD) Kabupaten Minahasa kembali himbau Hukum Tua se Minahasa yang belum memasukan Laporan Pertanggung Jawaban ( LPJ) semester satu serta Laporan Realisasi Anggaran (LRA) tahap tiga tahun 2018.

Pernyataan tersebut dikatakan Kepala Dinas PMD Jefry Sumendap Sajow SH, kepada Wartawan saat dikonfermasi diruang kerjannya pada Selasa (30/10) pagi tadi.

” Kami minta Hukum Tua yang belum memasukan LPJ dan RLA supaya secepatnya dimasukan karena itu bisa menghambat pencairan DD dan ADD,” kata Sajow.

Diterangkannya, Laporan Pertanggung Jawaban (LPJ)semester satu belum capai 90 persen begitupun dengan Laporan Realisasi Anggara (RLA) tahap tiga.

” Yang masuk dan sudah terealisai untuk LPJ sebagai persyaratan Pencaiaran Anggaran Dana Desa (ADD) semester satu baru 71Desa,sementara RLA tahap tiga peryaratan pencairan Dana Desa (DD) baru 147, jadi belum capai 90 persen, ” Terang Kadis.

” Sangksingnya bagi Hukum Tua yang tidak bisa memasukan akan LPJ dan RLA ini maka tahun depan anggarannya akan dipotong 40 persen untuk Dana Desa (DD) dan 20 persen untuk Anggaran Dana Desa (ADD)itu Konsekwensinya,” pungkas Sajow. (Ody)

(Visited 38 times, 1 visits today)

Tinggalkan Balasan

Alamat surel Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *