Dua Belas Residivis Dibekuk Polres Bitung, Sembilan Tembak Ditempat

Foto: Para Tersangka (Paling depan), Barang Bukti, konferensi pers. Rabu ( 16/01)


Sulutpos.com,Bitung – Kepolisian Resort (Polres) Bitung  mengawali tahun 2019 ini lewat Penangkapan Residivis Pencurian dengan kekerasan baik kasus pencurian Kendaraan bermotor sampai pada Perampokan ditempat umum serta Pencurian di rumah masyarakat.

Penangkapan 12 Residivis ini, menurut Kapolres Bitung AKBP Stefanus Tamuntuan, lewat Kasat Res AKP Edy Kusniadi SE, dibekuk dibeberapa lokasi berbeda.

” Mereka ( Pelaku-red) ditangkap di beberapa lokasi berbeda, dan data itu didalami melalui penyelidikan dan data pendukung yakni layar monitor CCTV, ” Kata Kusniadi kepada wartawan dalam siaran persnya, pada Rabu ( 16/01)

Dikatakannya pula sesuai dengan perintah kapolres, setiap terduga pidana kekekerasan ini, Pihak Kepolisian bisa mengambil langkah melumpuhkan tersangka bahkan sampai pada tembak ditempat.

” 12 Tersangka yang kami tangkap ini ada sembilan yang terpaksa kami lumpuhkan dengan timah panas. perintah tembak ditempat bagi para pelaku pencurian dengan kekerasan ini adalah perintah langsung Pak Kapolres. Tujuannya untuk membuat efek jera bagi pelaku,” Jelas Kusniadi.

Adapun para tersangka yang berhasil di bekuk ini menurut Kusniadi, masing-masing BB (29), AP (25), KAN (19), GG (27), NL (42), RB(23), AR (20), BS (18), BY (25), AA (19), BGA(21) dan SS(24), umumnya residivis atau sudah pernah mendekam di Lapas Klas IIB Tewaan dengan kasus yang sama.

“ Para residivis ini, ada yang sudah dua kali ditangkap dan ada juga yang suda empat kali, dan umumnya berumur dari 19 tahun sampai 29 tahun,”Terang Kasat.

Hasil dari aksi pencurian ini, lanjut Kasat, kebanyakan hanya untuk berfoya – foya, baik Judi, Miras sampai main Perempuan, “Aksinya di Kecamatan Aertembaga, Matuari, Maesa, Madidir, Girian, dan Ranowulu. Paling
banyak di Aertembaga, Maesa dan Matuari,” imbuhnya.

“Para tersangka ini dijerat dengan Pasal 365 KUHP, Tentang pencurian dengan kekerasan, dengan ancaman hukuman maksimal 12 tahun penjara,” Pungkasnya.

Adapun barang bukti yang disita dari para pelaku ini adalah 12 unit sepeda motor, enam unit handphone dan satu unit laptop yang kini diamankan di Mapolres Bitung.(Ody)

(Visited 452 times, 1 visits today)

Tinggalkan Balasan

Alamat surel Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *