Terkait Penyegelan, Gubernur OD Minta Pimpinan Kapal Penyuplay Listrik Minta Maaf Ke Rakyat Sulut

Sulutpos.com,Manado – Terjadinya Penyegelan akan ijin operasi Kapal (Karadenizip Karpowership) milik Turki sebagai penyuplai Listrik di Sulawesi Utara,yang dilakukan Bea Cukai pada Minggu (24/02), Pemerintah Provinsi Sulawesi Utara ( Sulut) angkat bicara.

Gubernur Olly Dondokabey SE, kepada sejumlah media meminta pimpinan Kapal Pembangkit Sewa harus meminta maaf ke Masyarakat Sulut akan penyegelan Kapal tersebut.

“Jadi pagi-pagi saya sudah panggil mereka dan tegaskan harus minta maaf,” kata gubernur kepada wartawan, Senin (25/02) di Kantor Gubernur.

Menurut OD, kesalahan pihak kapal itu tidak memperpanjang surat izinnya dan dari insiden ini bukanlah kesalahan dari pihak Beacukai maupun PLN, namun disisi lain pula PLN ada juga kesalahan sedikit.

“Bukan salah PLN, Bea cukai dan Pemerintah, tapi kembali lagi kepada pihak Kapal Turki. Jadi mereka harus minta maaf kepada rakyat Sulut,” ujarnya seraya menambahkan bahwa jangan ada hal-hal lain hanya karena ini ditahun politik.

Diketahui Kapal pembangkit listrik Leasing Marine Vessel Power Plant (LMVPP) Karadeniz berkapasitas 120 MW yang berada di PLTU Amurang, Minahasa Selatan Sulawesi Utara beroperasi sejak 28 Januari 2016. Dimana, pengoperasian LMVPP Karadeniz disegel oleh pihak Bea dan Cukai karena izin impor dari kapal itu sudah habis.

Akibat dari penyegelan tersebut, kapal pembangkit listrik yang disewa dari Turki ini belum bisa beroperasi sehingga berdampak terhadap sistem kelistrikan interkoneksi Sulawesi Utara – Gorontalo yang akan mengalami defisit sebesar lebih kurang sebesar 30 MW.( Ody)

(Visited 315 times, 1 visits today)

Tinggalkan Balasan

Alamat surel Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *