Dirjen Perdagangan Bakal Turunkan Tim, Periksa Pasar di Minahasa

Sulutpos.com,Tondano – Hasil Konsultasi Bupati Minahasa Ir.Royke Oktavin Roring M.Si dengan Dirjen Perdagangan Dalam Negeri Republik Indonesia Ir.Tjhaya Widayanti, pada (08/03)diruang Kerja Dirjen adalah pengembangan pasar rakyat di wilayah Minahasa.

” Jadi kita mengawal proposal yang telah diajukan ke pihak kementerian, hasil dari konsultasi ini, pihak kementerian perdagangan akan menurunkan tim yang akan memeriksa langsung pasar-pasar yang ada di kabupaten Minahasa, pasar mana yang layak untuk mendapatkan bantuan dari kementerian perdagangan,” Kata Bupati.
Diketahui, Kabupaten Minahasa melalui Dinas Perdagangan telah mengajukan proposal melalui dana tugas pembantuan dan sudah diterima oleh Kementerian Perdagangan pada 10 Desember 2018 lalu dimana total nilai yang diajukan sebesar Rp 24 miliar yang terbagi merata untuk 4 pasar, masing-masing Pasar Langowan 6 Miliar, Pasar Tompaso 6 Miliar, Pasar Sonder 6 Miliar dan Pasar Tanawangko 6 Miliar.

“Kita tentunya bersyukur berkat lobi Pak Bupati, pihak kementerian perdagangan telah menindaklanjuti pengajuan proposal ini dan berencana akan segera menurunkan tim survei untuk melihat mana diantara empat pasar tersebut yang layak mendapatkan bantuan,” Terang Kepala Dinas Perdagangan Kabupaten Minahasa, Drs Maudy Lontaan.

Menurut Lontaan, sampai saat ini ada sebanyak 9 pasar yang dikelola Pemkab Minahasa, yaitu Pasar Tondano Satu, Pasar Langowan, Pasar Kawangkoan, Pasar Sonder, Pasar Tompaso, Pasar Remboken, Pasar Tanawangko dan Pasar Tondano Dua.

“Dari Sembilan pasar tersebut baru tiga yang mendapatkan dana tugas pembantuan, yaitu Pasar Tondano Satu yang mendapat bantuan tahun 2011 lalu, Pasar Kawangkoan tahun 2016, dan Pasar Remboken tahun 2017,” jelasnya Lontaan.

Sedangkan untuk Dana Alokasi Khusus (DAK) yang sudah ditetapkan dalam APBD Kabupaten Minahasa Tahun Anggaran 2019 dari Kementerian Perdagangan jelas lontaan sebesar 4.577.916.000, yang terbagi untuk pembangunan pasar rakyat berjumlah 3.077.916.000 dan pengadaan peralatan kemetrologian 1,5 miliar. ( Ody)

(Visited 67 times, 1 visits today)

Tinggalkan Balasan

Alamat surel Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *