Chat kami sekarang

Hasil BSPS, 30 Warga Desa Makalelon Tempati Rumah Baru

Sulutpos.com,Tondano – Bantuan Stimulan Perumahan Swadaya ( BSPS) lewat keluarga miskin yang dikeluarkan Kementerian Pekerjaan Umum dan Perumah Rakyat ( PUPR) tahun anggaran 2017 dan 2018 demi meningkatkan derajat sejumlah warga miskin yang ada di Pedesaan.

Seperti terpantau wartawan media ini, 30 Warga Desa Makalelon Kecamatan Kakas berhasil menempati rumah baru yang layak dihuni hasil bantuan BSPS yang disalurkan Pemerintah Provinsi Sulawesi Utara.

” Dari yang diusulkan ada 63 rumah namun dalam realisasi yang mendapat bantuan berjumlah 30 rumah,semuanya sudah selesai di bangun,dan warga sudah menempatinya,” Kata Alex Londa Hukum Tua Desa Setempat

Walaupun anggaran dari program BSPS ini terbilang sedikit karena hanya berjumlah 15 Juta rupiah,Namun dilihat dari bentuk bangunan tersebut dikategorikan sebagai bangunan rumah permanen yang dalam keseluruhan pembangunannya memgunakan beton.

” Bentuk banguna bervariasi, begitupun dengan luas mulainya dari ukuran 4X6 meter sampai ukuran 6 X 7 meter.Sebenarnya kalau mau dilihat anggaran tidak mencukupi, namun masyarakat sangat antusias menerima bantuan ini, jadi dikerjakan secara gotong royong,dan ada bahan bangunan yang mereka sediakan sendiri, ” Kata Londa.

Dibalik Keberhasilan penggunaan Program BSPS di Desa Makalelon, berbeda pula dengan realisasi dari beberapa Desa yang mendapat bantuan yang sama. seperti Desa Talikuran Kecamatan Remboken terdapat enam keluarga yang sempat tersentuh program tersebut namum dalam pengerjaan hanya satu rumah yang berhasil di bangun.

” Yang jadi kendala adalah pengerjaan secara swadaya,sangat sulit,malahan ada warga yang mendapat bantuan ini sudah terlanjur membongkar rumahnya namun pembangunannya tidak bejalan, Bahan materialnya sudah ada tapi terkendala di tenaga kerjanya,” Kata Kresye Ruaw Hukum Tua Desa Talikuran.

” Kalau bisa diusulkan untuk program ini bisa bekerja sama dengan pemerintah desa berikan saja secara tunai sehingga kami bisa mengatur secara terperinci untuk pembelian material bangunan,hasil lebih dari pembelian material tersebut bisa digunakan sebagai sewa tukang, saya rasa dananya cukup,” Kata Ruaw.

Adapun alur dari program BSPS ini,angarannya langsung kepihak ketiga dan warga tidak mendapatkan dana secara kontan,yang ada hanya matetiar bangunan yang dihentar pihak ketiga, dan dalam pengerjaanya dikerjakan secara swadaya. ( Ody)

(Visited 129 times, 1 visits today)

Tinggalkan Balasan

Alamat surel Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *