Terkait PGE Tompaso,Pemkab Minahasa Datangkan Tim Peneliti UGM

Sulutpos.com,Tondano – Kekawatiran Masyarakat Tompaso terkait dampak berjalannya PGE yang ada di sejumlah Desa, disinyalir berimbas pada tercemarnya air tanah,Pemerintah Kabupaten ( Pemkab) Minahasa datangkan tim peneliti Universitas Gajah Mada ( UGM)

Kedatangan tim peneliti ini disambut Sekretaris Daerah Kabupaten Minahasa Jeffry Korengkeng SH, MSi.mengatas namakan Bupati Ir.Royke Oktavian Roring MSi.

” Pemerintah sangat mengapresiasi apa yang telah dilakukan oleh Tim Fakultas Teknik UGM, karena kami meyakini hal tersebut akan memberikan masukan penting dan sangat berharga bagi kelangsungan hidup masyarakat khususnya yang ada di kecamatan Tompaso Barat,” ujar Korengkeng mengutip pernyataan Bupati ROR, Kamis (28/02)

Korengkeng juga berkeyakinan kekhawatiran masyarakat Tompaso Barat yang berada di areal lokasi eksplorasi panas bumi bisa terjawab dengan adanya penelitian dari para peneliti UGM ini.

” Dengan terlaksananya kegiatan presentasi hasil penelitian oleh tim peneliti yang juga merupakan tim independen, diharapkan dapat menjawab kekhawatiran dari masyarakat yang ada diseputaran proyek eksplorasi panas bumi tentang dampak yang akan terjadi nanti,” imbuhnya.

Korengkeng berharap, hasil dari pertemuan ini dapat disikapi dengan arif karena semua telah melalui kajian dan penelitian, termasuk perilaku masyarakat kita yang paling menonjol dan banyak mempengaruhi kondisi air yakni tindakan membuang sampah sembarang di sungai maupun dijalan raya.

” Untuk itu perlu kita tingkatkan kesadaran masyarakat untuk peduli terhadap lingkungan dengan mengurangi sampah plastik dan dalam berbagai kegiatan pemerintahan tidak lagi diperkenankan untuk menggunakan air mineral dengan kemasan plastik,” pungkasnya.(Ody)

(Visited 93 times, 1 visits today)

Tinggalkan Balasan

Alamat surel Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *