Launching Calendar of Event North Sulawesi 2019, Tiga Event Unggulan Sulut Masuk 100 Wonderful Event Nasional

Foto: Launching Calender of Event Sulut 2019, di Balairung Soesilo Soedarman, Gedung Sapta Pesona Jakarta, Kantor Kementerian Pariwisata (Kemenpar), dibuka oleh Menteri Pariwisata RI, Arief Yahya, Senin malam, 22 April 2019.


SulutPos.com, Tomohon – Wisatawan mancanegara (wisman) yang berkunjung ke Sulut, utamanya ke Manado,Tomohon dan Bitung pada 2015 sebanyak 20 ribu, tahun 2016 meningkat menjadi 40 ribu atau dua kali lipat. Selanjutnya pada 2017 sebanyak 80 ribu, dan tahun 2018 meningkat menjadi 120 ribu.

Hal ini disampaikan oleh Menteri Pariwisata (Menpar), Arief  Yahya, dalam legiatan yang bertajuk Launching Calender of Event North Sulawesi 2019 di Balairung Soesilo Soedarman, Gedung Sapta Pesona Jakarta, Kantor Kementerian Pariwisata (Kemenpar), Senin malam 22 April 2019.

Launching Calender of Event Sulut 2019, di Balairung Soesilo Soedarman, Gedung Sapta Pesona Jakarta, Kantor Kementerian Pariwisata (Kemenpar), dibuka oleh Menteri Pariwisata RI, Arief Yahya, Senin malam, 22 April 2019.
Launching Calender of Event North Sulawesi 2019, di Balairung Soesilo Soedarman, Gedung Sapta Pesona Jakarta, Kantor Kementerian Pariwisata (Kemenpar), dibuka oleh Menteri Pariwisata RI, Arief Yahya, Senin malam, 22 April 2019.

Menurut Menpar, dalam 4 tahun kunjungan wisman ke Sulawesi Utara (Sulut) meningkat 6 kali lipat. Begitu juga pergerakan wisatawan nusantara (wisnus) dari sekitar 2 juta menjadi 4 juta atau dua kali lipat, 200 persen, padahal di daerah lain hanya sekitar 5 sampai 10 persen. Menpar Arief Yahya menjelaskan, CEO Commitment dari pimpinan daerah (gubernur, bupati, dan walikota), menjadi salah satu kunci keberhasilan Sulut dalam mengembangkan sektor pariwisata. Sulut tahun ini memiliki 3 event unggulan masuk dalam 100 Wonderful Event 2019. Ia mengatakan, ada 3 event pariwisata itu berkelas internasional.

Menteri Pariwisata RI, Arief Yahya
Menteri Pariwisata RI, Arief Yahya.

“Dalam Calendar of Event North Sulawesi 2019, ada tiga event unggulan yang masuk 100 Wonderful Event Nasional. Tiga event itu adalah Festival Pesona Bunaken akan berlangsung di Manado pada 26-29 Juli 2019 mendatang, kemudian Tomohon International Flower Festival, 7-12 Agustus 2019, dan Festival Pesona Selat Lembeh akan berlangsung di Satkamla, Kecamatan Aertembaga Kota Bitung pada 6-10 Oktober 2019

Secara khusus, untuk Tomohon International Flower Festival, 7-12 Agustus 2019,  Event tahunan ini menampilkan kendaraan hias yang didekorasi menggunakan bunga khas Kota Tomohon dan daerah lainnya dalam berbagai bentuk dan variasi sesuai ikon dan karakteristik masing-masing peserta. Kendaraan hias ini akan berparade melintasi jalur utama Kota Tomohon, selanjutnya diparkir dilapangan luas dan dinilai oleh tim pakar independen yang memiliki kompetisi di bidang florikultura & seni dekorasi.

Menteri Pariwisata mengatakan nanti saat pelaksanan TIFF 2019, akan hadir menyaksikan Festival ini. Oleh karena itu beliau mengingatkan kepada kepala daerah bersama panitia penyelenggara agar meramu pelaksanaan festival ini dengan begitu baik dan profesional, mempromosikannya secara luas dan masif serta melibatkan seluruh stakeholder dalam masyarakat.

Launching Calender of Event Sulut 2019, di Balairung Soesilo Soedarman, Gedung Sapta Pesona Jakarta, Kantor Kementerian Pariwisata (Kemenpar), dibuka oleh Menteri Pariwisata RI, Arief Yahya, Senin malam, 22 April 2019.
Launching Calender of Event Sulut 2019, di Balairung Soesilo Soedarman, Gedung Sapta Pesona Jakarta, Kantor Kementerian Pariwisata (Kemenpar), dibuka oleh Menteri Pariwisata RI, Arief Yahya, Senin malam, 22 April 2019.

Lebih lanjut, Menpar Arief Yahya, menambahkan, bahwa peluncuran Calender of Event (CoE) Sulut 2019 ini adalah upaya mempromosikan pariwisata di Bumi Nyiur Melambai. Menteri asal Banyuwangi itu menguraikan, CoE Sulut 2019 juga bisa berimbas positif untuk meningkatkan kunjungan wisman ke Sulut. Khususnya, wisatawan dari Tiongkok, Malaysia, Amerika Serikat, dan Inggris, sebagai pasar utamanya. Serta wisatawan asal Thailand, Singapura, dan Brunei sebagai pasar potensial.

“Peluncuran Calendar of Event North Sulawesi 2019, menjadi bukti keseriusan Sulawesi Utara untuk sektor pariwisata. Dan rangkaian atraksi yang disajikan bisa menjadi daya tarik untuk mendatangkan wisatawan. Apalagi, Bandara Sam Ratulangi Sulut sudah terkoneksi dengan beberapa negara, seperti Tiongkok,” paparnya.

Dijelaskannya juga, pariwisata Sulut perlu didukung unsur 3A (Atraksi, Amenitas, dan Aksesibilitas) yang memadai. Dengan alasan itu, Menpar mengimbau aksesibilitas Bandara Sam Ratulangi Manado perlu dikembangkan. Baik fasilitasnya, runway, taxiway, aircraft parking stand, terminal and airspace capacity. Hal ini harus dilakukan untuk mengantisipasi peningkatan volume atau trafik wisatawan yang masuk ke Manado.

Launching Calender of Event Sulut 2019, di Balairung Soesilo Soedarman, Gedung Sapta Pesona Jakarta, Kantor Kementerian Pariwisata (Kemenpar), dibuka oleh Menteri Pariwisata RI, Arief Yahya, Senin malam, 22 April 2019.
Launching Calender of Event North Sulawesi 2019, di Balairung Soesilo Soedarman, Gedung Sapta Pesona Jakarta, Kantor Kementerian Pariwisata (Kemenpar), dibuka oleh Menteri Pariwisata RI, Arief Yahya, Senin malam, 22 April 2019.

“Hal yang paling penting adalah mengembangkan penerbangan langsung atau regular flight dari Great China, Korea, Jepang, ASEAN sebagai pasar utama, selain membuka rute baru dari Davao (Filipina) adalah pasar potensial,” kata Arief Yahya.

Hal yang menggembirakan adalah, lanjut Arif, Provinsi Sulawesi Utara (Sulut) dinobatkan sebagai The Rising Star sektor pariwisata Indonesia karena mampu mendorong pertumbuhan kinerja pariwisatanya hingga 600 persen dalam empat tahun terakhir.

Menteri Pariwisata RI, Arief Yahya,(Kanan), berjabattangan dengan Walikota Tomohon, Jimmy Feidie Eman SE Ak CA (kiri)
Menteri Pariwisata RI, Arief Yahya,(Kanan), berjabat tangan dengan Walikota Tomohon, Jimmy Feidie Eman SE Ak CA (kiri)

Menteri Pariwisata (Menpar) Arief Yahya mengatakan pariwisata Sulawesi Utara (Sulut), khususnya Kota Manado memiliki pertumbuhan tertinggi, dalam empat tahun terakhir yakni tumbuh sebesar 6 kali lipat atau 600 persen sehingga layak mendapat penghargaan sebagai ‘The Rising Star’.

“Penghargaan sebagai The Rising Star ini akan diberikan pada event Jakarta Marketing Week pada 25 April 2019,” kata Menpar Arief Yahya seusai meluncurkan Calender of Event North Sulawesi 2019, di Balairung Soesilo Soedarman, Gedung Sapta Pesona Jakarta, Kantor Kementerian Pariwisata (Kemenpar), Senin malam (22/4/2019).

Sementara itu, Gubernur Sulawesi Utara (Sulut), Olly Dondokambey yang diwakili Sekda Provinsi Sulut, Edwin Silangen, mengatakan, tahun ini Sulut mengelar 14 event unggulan di 15 kota dan kabupaten se-Sulut.

“Kami berterimakasih tahun ini Kemenpar memasukan 3 event yakni Festival Pesona Bunaken, Tomohon International Flower Festival, dan Festival Pesona Selat Lembeh dalam kalender nasional 100 Wonderful Event 2019,” katanya.

Ditambahkannya juga, merupakan suatu kehormatan bagi pemerintah daerah dalam menyelenggarakan iven kepariwisataan dan merupakan satu lompatan bagi pemerintah & masyarakat Provinsi Sulawesi Utara (Sulut) dalam pelaksanaan pariwisata di Indonesia dan di Sulawesi Utara khususnya.

Launching Calender of Event Sulut 2019, di Balairung Soesilo Soedarman, Gedung Sapta Pesona Jakarta, Kantor Kementerian Pariwisata (Kemenpar), dibuka oleh Menteri Pariwisata RI, Arief Yahya, Senin malam, 22 April 2019.
Launching Calender of Event North Sulawesi 2019, di Balairung Soesilo Soedarman, Gedung Sapta Pesona Jakarta, Kantor Kementerian Pariwisata (Kemenpar), dibuka oleh Menteri Pariwisata RI, Arief Yahya, Senin malam, 22 April 2019.

“Sulut meraih presentasi tertinggi dan melonjak sangat drastis hal ini berkat dukungan 15 kabupaten & kota yang ada, begitu juga dengan dukungan penuh Kementerian Pariwisata Republik Indonesia,” terang Silangen.

Lanjut dikatakannya, Pemerintah Provinsi Sulut berharap kemenpar dapat menambah event kepariwisataan dari kabupaten kota lain di Sulut untuk masuk dalam iven besar yang masuk even wonderfull. Silangen sekaligus mengharapkan arahan dan bimbingan dari Kemenpar RI.

“Masing-masing Kabupaten/Kota di Sulut memiliki event Pariwisata diantaranya, Festival Tulude Kabupaten Sangihe, Festival Teluk Tomini Boltim dan yang lainnya,” urai Silangen.

Selain itu, Silangen menambahkan, Sulut memiliki produk wisata utama (core) sebagai destinasi wisata bahari (marine tourism) utama Bunaken yang berkelas dunia dan menjadi ikon pariwisata Kota Manado serta destinasi wisata budaya dan ekowisata antara lain KSPN (Kawasan Strategis Pariwisata Nasional) Tomohon–Tondano dan sekitarnya; Bunaken dan sekitarnya; serta Bitung-Lembeh dan sekitarnya sebagai support (pendukung).

Dibagian lain, Walikota Tomohon, Jimmy Feidie Eman SE Ak CA, mengatkan, visi Walikota dan wakil walikota Tomohon 2017-2021 yakni terwujudnya masyarakat Kota Tomohon yang religius,berdaya saing, demokratis, sejahterah,berbudaya, dan berwawasan lingkungan menuju kota wisata dunia.

Walikota Tomohon, Jimmy Feidie Eman SE Ak CA (kedua dari kanan)
Walikota Tomohon, Jimmy Feidie Eman SE Ak CA (kedua dari kanan)

“TIFF digelar sejak Tahun 2008, 2010, 2012, 2014, 2015, & 2016. Pada awal pelaksanaannya berskala nasional dengan nama Tomohon Flower Festival. Pada tahun 2010, 2012, 2014, 2015, 2016, 2017 & 2018 digelar berskala internasional. -Tahun 2018 & 2019 TIFF masuk dalam 100 Calendar of Event Kementerian Pariwisata RI kategori Wonder Event,” papar Walikota Eman.

Event TIFF, lanjut Eman, telah diikuti oleh berbagai negara sahabat yakni Malaysia,Vietnam,Korea Utara, India,Rusia, Amerika, Perancis, Belanda, Filipina, Hongkong, Thailand, Selandia Baru, India, Polandia, Jepang, Australia, Tiongkok, Singapura.

Sekretariat Nasional ASEAN, CAFE (Council of Asian Flower Exhibition). -Negara peserta TIFF 2018 : Louny City ( Cheko), Jepang, Korea Selatan, Georgia, Negara Anggota CAFE yakni Nepal, Pakistan, Singapura, Taiwan, Thailand, Bhutan, Khazakstan & Malaysia.

Menyongsong pelaksanaan TIFF 2019, Walikota Jimmy Feidie Eman SE Ak CA mengharapkan agar semua komponen yang ada dalam masyarakat untuk bersama-sama mensukseskan pelaksanaan TIFF 2019, yang dampak luasnya akan dinikmati secara langsung oleh seluruh elemen masyarakat Kota Tomohon.

“Bersama-sama mari kita sukseskan TIFF 2019 untuk kemajuan dan kesejahteraan masyarakat Kota Tomohon,” tutup Walikota Eman. (Marthen Alow/nv)

(Visited 373 times, 1 visits today)

Tinggalkan Balasan

Alamat surel Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *