DLH Boltim Ketambahan Lima Titik Pengambilan Sampel Air untuk Diuji

Foto: Kepala DLH Boltim, Sjukri Tawil.


SulutPos.com, Boltim — Dinas Lingkungan Hidup (DLH) Bolaang Mongondow Timur (Boltim) ketambahan Lima titik pengambilan sampel air ditahun 2019, setelah sebelumnya hanya ada 5 titik pengambilan sampel ditahun 2018. Seperti yang diucapkan kepala DLH Boltim, Sjukri Tawil, kepada sejumlah awak media diruangannya, Jumat 28-6-19.

“Tahun ini kami ketambahan 5 titik pengambilan sampel air setelah sebelumnya di tahun 2018 hanya ada 6 titik. Jadi, seluruhnya ada 11 titik yang akan kami ambil sampelnya untuk diuji,” tutur Sjukri.

Lanjut dia, belasan titik tersebut yaitu ; Sungai Buyat, Kotabunan, Paret, Togid, Motongkad, Nuangan Danau Bunong, danau Mooat, danau Tondok, sumber air Kotabunan dan Tutuyan.

“Penyebab utama tercemarnya sungai-sungai tersebut adalah kotoran (tinja) manusia fan juga hewan. sehingga, bila dikonsumsi manusia bisa mengakibatkan gangguan pencernaan dan diare karena air sungai tesebut sudah di cemari virus bakteri Escherichia Coli (E Coli),” jelasnya.

Hingga saat ini tambah dia, pihaknya telah melakukan pengambilan sampel dibeberapa sungai, “Kami sudah uji di tiga titik, yaitu Sungai Buyat, Kota Bunan, dan Paret. namun hasilnya nelum keluar karena harus selesai dulu pengam bilan sampel di 11 titik lalu di uji lagi di Lab Manado, kemudian tinggal menunggu hasilnya,” tukas Tawil. (Iwan).

(Visited 88 times, 1 visits today)

Tinggalkan Balasan

Alamat surel Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *