Chat kami sekarang

Tindak Lajut Salah Satu Laporan Perangkat Desa Matabulu Timur, DPRD Boltim Gelar Hearing

Foto: Rapat dengar pendapat (Hearing)


SulutPos.com, Boltim — Dalam Rangka menindaklanjuti laporan dari salah satu perangkat desa Matabulu Timur bersama ketua dan wakil ketua Badan Permusyawaratan Desa (BPD) Bai’, Kecamatan Nuangan, Bolaang Mongondow Timur (Boltim) terkait pemecatan yang tidak sesuai undang-undang dan Peraturan Bupati (Perbup), Komisi 1 Dewan Perwakilan Rakyat Daerah (DPRD) Boltim gelar rapat dengar pendapat (Hearing), Bertempat di ruang rapat Komisi 1, pada Rabu (4-7-19).

Hearing tersebut dipimpin ketua Komisi 1 Bidang Pemerintahan, Sofyan Alhabsy dan didampingi para anggota, dihadiri oleh Asisten 1 Bidang Pemerintahan dan Kesra, Haryono Sugeha, Camat Nuangan, ketiga pelapor, dan menghadirkan juga kedua terlapor yakni Sangadi (kepala desa) Matabulu Timur dan Bai’ serta sejumlah masyarakat.

Hearing yang diusulkan ketiga pelapor itu bertujuan, meminta DPRD Boltim agar hak dan wewenang sebagai perangkat desa mereka (pelapor-red) dapat dikembalikan oleh Sangadi masing-masing desa terkait karena telah melakukan pemecatan yang dinilai inprosedural. Ketua Komisi 1, Sofyan Alhabsy mengatakan, hasil yang didapat dari Hearing tersebut ternyata kedua Sangadi memang benar lakukan pemecatan yang tidak sesuai prosedur yang berlaku.

‘”Sangadi Matabulu Timur, sesuai Hearing telah pecat aparatnya diluar aturan yang berlaku. Maka keputusan DPR, Sangadi tersebut harus mengembalikan jabatan pelapor sebagai perangkat desa,” kata Alhabsy.

“Sedangkan pemecatan terhadap ketua dan wakil ketua BPD oleh Sangadi Bai’, hanya berdasarkan tandatangan permintaan dari masyarakat setempat, namun sudah keluar Surat Keputusan ( SK) Bupati, dan tidak mungkin kami mencabut SK tersebut,” sambungnya.

Meski demikian tambah dia, DPR akan upayakan damaikan hal tersebut dengan Sangadi Bai’ dan masyarakat. Dengan meminta apabila dilakukan seleksi BPD, kedua pelapor bisa diikutsertakan.

‘”Secara pribadi saya menilai, mereka (pelapor) orangnya sangat bagus dan mampu berpikir kritis. Karena kritis adalah cerminan orang yang suka melaksanakan tugas supaya lebih baik lagi kedepannya,” terangnya. (IWAN).

(Visited 17 times, 1 visits today)

Tinggalkan Balasan

Alamat surel Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *