Bersama Dinkes Minahasa, Desa Toliang Kakas Barat Deklarasikan STOP BABS

FB_IMG_1568463557004

Sulutpos.com,Tondano – Desa Toliang Kecamatan Kakas Barat masuk salasatu desa pendeklarasi Pelaksanaan sanitasi total berbasis masyarakat, ( STBM ) yang didalamnya Deklarasi tentang Stop Buang Air Besar Sembarangan ( Stop BABS)

Dipilihnya desa yang dipimpin Hukum tuan Stansye Seon ini dikarenakan warga desa setempat 100 persen telah mempunyai jamban sendiri dan tidak lagi membuang Air besar sembarangan.

“Stop BABS ini merupakan pilar utama di 5 pilar STBM dimana poin utamanya : membudayakan prilaku buang air besar yang dapat memutuskan alur kontaminasi kotoran manusia sebagai sumber penyakit dan menyediakan serta memelihara sarana buang air besar yang memenuhi standar dan persyarakat kesehatan,” kata Kepala Dinas Kesehatan Kabupaten Minahasa dr. Maya Rambitan dalam sambutannya di Deklarasi Stop BABS Sabtu (13/09).

Dijelaskannya pula,Deklarasi Stop BABS ini merupakan Intruksi Menteri kesehatan Republik Indonesia yang tergabung dalam 5 pilar guna mempermudah meningkatkan askes sanitasi masyarakat yang lebih baik serta mengubah dan mempertahankan keberlanjutan budaya hidup bersih dan sehat.

“Kegiatan ini sebagai tindak lanjut edaran Menteri Kesehatan yang menghimbau agar semua masing-masing Pemerintah Daerah menerapkan pencapaian minimal satu desa dan Kelurahan terverifikasi sanitasi total berbasis masyarakat setiap tahunnya yang diperkuat dengan peraturan menteri kesehatan no 3 tahun tahun 2014 tentang STBM yang terdiri dari 5 pilar yakni
1. Stop Buang Air Besar Sembarangan ( Stop BABS)
2. Cuci Tangan Pakai Sabun
3. Pengelolaan air minum dan makanan rumah tangga
4. Pengamanan Sampah rumah tangga
5. Pengamanan Limba Cair rumah tangga,” Jelasnya.

Lebih lanjut dikatakannya,Pemerintah kabupaten sudah menindak lanjuti edaran tersebut dengan intruksi Bupati Nomor 5 tahun 2015 tentang sanitasi total berbasis masyarakat dengan mengintruksikan seluruh SKPD terkait termasuk Para Camat,Hukum tua dan lurah juga UPT Puskesmas Kecamatan agar mengembangkan rantai suplay sanitasi penyediaan sarana sanitasi yang dibutuhkan masyarakat yang sudah terpicu untuk membuat jamban dalam rangkan mewujudkan Stop BABS.

” Ini merupakan sala satu kriteria Kabupaten Minahasa mendapatkan predikat Kabupaten Sehat tahun 2017, dimana suda 60 persen kelurahan dan desa sudah deklarasi STBM atau Deklarasi Stop BSBS,” Ujar Kadis sambil meminta dukungan semua elemen masyarakat membatu program pemerintah sehingga tercipta masyarakat yang sehat dan terhindar dari kesakitan.

“Diharapkan STBM ini dalam jangka panjang dapat menurunkan angka kesakitan dan angka kematian yang diakibatkan oleh sanitasi yang kurang baik dan dapat mendorong terwujudnya masyarakat sehat mandiri dan berkeadilan,” Pungkasnya.

Deklarasi Stop BABS yang digelar di Desa Toliang ini dihadiri Staf Dinas Kesehatan Kabupaten Minahasa, UPT Puskesmas Kakas Barat,Hukum Tua Stansye Seon. Sekretaris Desa Sony Tambariki serta Masyarakat setempat. ( Ody)

(Visited 572 times, 1 visits today)

Tinggalkan Balasan

Alamat surel Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *