Keberhasilan Unima Dibawa Kepemimpinan Paulina JA Runtuwene

 

FB_IMG_1568713148994

Sulutpos.com,Tondano – Kepemimpinan Rektor Universitas Negeri Manado ( UNIMA ) di Tondano Prof. Dr. Paulina JA Runtuwene, MSi, DEA, memasuki tahun ke 3 semenjak di lantik Kementerian Riset, Teknologi, dan Pendidikan Tinggi (Kemristekdikti) oleh Menristekdikti Prof. H, Mhamad Nasir PhD, 02 September 2016 masa periode 2016 – 2020.

Dalam masa kepemimpinan Runtuwene yang juga adalah Istri Walikota Manado Dr. Ir. GS Vicky Lumentut, MSi. DEA, Universitas Negeri Manado ini berhasil menorehkan sejumlah keberhasilan dan mengembalikan kepercayaan Masyarakat yang dahulunya sempat Anjlok.

” Memang kita akui tahun 2016 minat Mahasiswa masuk UNIMA mengalami keanjlokan, bukan saja karena masa transisi namun persoalan lalu yang sempat memudarkan kepercayaan masyarakat terkait UNIMA,namun setelahnya 2017 sampai saat ini ada peningkatan secara signifikan.Animo tamatan SMA masuk ke UNIMA mungkin lebih baik dan lebih banyak dari Universitas lain di Sulut,” Ujar Pembantu Rektor 4 Ronny Tuna saat dikonfermasi Wartawan Media Ini Selasa ( 17/09)

FB_IMG_1568712891183

Sementara Dosen Fakultas Ilmu Pendidikan ( FIP) Jemmy Tombokan ( JT ) menjelaskan perencanaan dalam memajukan UNIMA ini tidak cukup jika kepemimpinan Rektor Prof. Dr. Paulina JA Runtuwene, MSi, DEA, hanya satu periode.

” Sangat mustahil satu periode bisa tuntas segala perencanaan yang dibuat, Kalau ingin tuntas segala perencanaan untuk kemajuan UNIMA ini bisa tercapai maka Rektor harus memimpin dua periode,” Jelas Tombokan.

Menurutnya,jika hanya sampai di satu Periode kepemimpinan Rektor ini maka segala perencanaan pasti akan terbengkalai dan dimulai dari awal.

“Kita tau bersama, kalau diganti pimpinan maka setiap perencanaan dimasa lalu akan terbiar dan kita tidak mengiginkan hal itu terjadi,Saya sebagai Dosen FIP Jemmy Tombokan mendukung sepenuhnya akan kepemimpinan Bu Rektor Dua Periode,” Terangnya.

Dukungan dua periode atas kepemimpinan Rektor Runtuwene memimpin Unima menurut JT, disamping meningkatnya sarana prasarana belajar, Kebebasan berpendapat Mahasiswa diutamakan, sementara mutu pendidikan di Universitas ini bukan saja di incar warga Sulawesi Utara namun Daerah luar Sulawesi Utarapun menaruh kepercayaan kepadanya.

” Adapun alasan lain terkait dukungan saya ke Ibu Rektor, karena setiap program ada peningkatan. Sarana prasarana dan mutu pendidikan sangat nampak terlihat begitupun kedisiplinan dalam perkuliahan, jalan. Dari segi pembangun Infrastruktur juga ada peningkatan sampai pada jumlah mahasiswanya.Dan yang paling membanggakan pula Program Profesi Guru ( PPG) di Unima bisa terbuka kembali, bahkan minat Daerah luar untuk PPG kini semakin meningkat, itu tandanya kwalitas kita sudah tidak bisa diragukan lagi,” Imbuhnya.

Data terakhir yang sempat dihimpun media ini, Unima sendiri pada bulan september kedatangan 553 Guru asal Papua yang melanjutkan Studi Sarjana Kependidikan Guru atau Program Sarjana Kependidikan Bagi Guru Dalam Jabatan (PSKGJ) yang masing – masing berasal Kabupaten Dogia sebanyak 120 orang, Kabupaten Yapen sebanyak 263 orang, Paniai 113 orang serta Dari Tamberau sebanyak 37 orang yang telah selesai study dan tinggal menunggu wisuda. ( Ody)

(Visited 331 times, 1 visits today)

Tinggalkan Balasan

Alamat surel Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *