Program APBD Boltim Tahun 2020 Masih Mengacu ke RKPD

Foto: Kepala Badan Perencanaan, Penelitian dan Pengembangan Daerah (Bapelitbangda) Boltim, Ikhsan Pangalima


SulutPos.com, Boltim –– Sudah beberapa tahun terakhir, Pembahasan serta penetapan Anggaran Pendapatan dan Belanja Daerah (APBD) mengacuh pada pagu Indikatif. Hal ini pun dilakukan berdasarkan prosedur atau Petunjuk Tekhnis (Juknis) penetapan APBD induk tahun anggaran mendatang, Senin, (23-9-2019).

Demikian Kepala Badan Perencanaan, Penelitian dan Pengembangan Daerah (Bapelitbangda) Boltim, Ikhsan Pangalima kepada media ini beberapa waktu lalu. Kata dia, bahwa penggunaan pagu indikatif dalam penetapan APBD tahun 2020 guna mengantisipasi proses tahapan molor. Dijelaskannya, biasanya pagu definitif turun di Bulan Oktober, November.

Memenuhi proses pembahasan hingga penetapan wajib terlaksanakan bulan September, “Namun kita kembali mengacuh pada pagu indikatif, jika belarut – larut prosesnya, pasti tahapanya molor,” terang Pangalima.

Sambil menunggu pagu definitif termasuk Dana Alokasi Khusus (DAK) dan Dana Alokasi Umum (DAU) Anggaran Pendapatan Belanja Negara (APBN) Kementrian terkait,” sambungnya.

Lebih lanjut Ikhsan mengatakan, terkait dengan perencanaan program kegiatan tahun 2020 masih berdasarkan dengan apa yang tertuang dalam Rencana Kerja Pembangunan Daerah (RKPD).

“Justifikasi lagi anggaran sesuai kebutuhan, ada kemungkinan di awal tahun itu ada pergeseran – pergeseran, akan tetapi tidak boleh melenceng dari prioritas pembangunan 2020, semua masih mendasar dengan RKPD,” pungkasnya. (IWAN).

(Visited 96 times, 1 visits today)

Tinggalkan Balasan

Alamat surel Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *