Kepala BPN Minsel: Belum Ada Sertifikat yang Saya Terbitkan di Atas Lahan Sekitar Sekolah Pelayaran

Foto: Kepala Badan Pertanahan (BPN) Minsel, Deany Keintjem.


SulutPos.com, Amurang – Ditemui di ruang kerjanya, pada Selasa 8 Oktober 2019, Kepala Badan Pertanahan (BPN) Minsel, Deany Keintjem, menegaskan bahwa Lahan Balai Pendidikan dan Pelatihan Ilmu Pelayaran (BP2IP), atau yang lebih dikenal dengan Sekolah Pelayaran dan Lahan di sekitarnya belum bisa diterbitkan Sertifikat, dengan alasan masih ada ‘komplain’ dari orang lain.

Menurut Keintjem, permasalahan tersebut (Lahan Sekolah Pelayaran) sudah diambil alih dan ditangani oleh Pusat (Kementerian), pihaknya tinggal menunggu keputusan dari Pusat, begitu juga dengan lahan di sekitar Sekolah, ” Kalau semasa saya belum ada produk sertifikat yang diterbitkan atas lahan sekitar sekolah pelayaran, keseluruhan lahan yang dikomplain, entah (pejabat) yang lalu,” katanya.

Keintjem juga menyarankan agar setiap orang yang merasa memiliki lahan di atas sekolah pelayaran, termasuk lahan di sekitarnya untuk berperkara di Pengadilan.

“Kalau merasa memiliki yaa..silahkan dikuasai, dijaga, dirawat, ditanam misalnya. Jangan seakan-akan kita (BPN-Red) dijadikan tameng, tetapi mereka tidak mau menyelesaikan secara hukum,” ungkap Keintjem.

Sama seperti Sekolah Pelayaran, lanjutnya, disaat awal pembangunan mereka tidak ‘komplain’, tapi komplainya ke BPN, “Seharusnya kalau merasa menguasai/memilki yaa.. komplainlah disaat itu,” jelasnya.

Keintjem menambahkan, selama masih ada permasalahan dan belum ada keputusan dari Pusat, pihaknya belum bisa menerbitkan Sertifikat di atas lahan yang dikomplain pihak Talumepa (Lahan Sekolah dan sekitarnya), baik itu permohonan dari keluarga Talumepa maupun Keluarga Tumbuan. (nv)

Kepala BPN Minsel: Belum Ada Sertifikat yang Saya Terbitkan Diatas Lahan Sekitar Sekolah Pelayaran

 

(Visited 440 times, 1 visits today)

Tinggalkan Balasan

Alamat surel Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *