Anak Umur 6 Tahun Jadi Korban Kebakaran Rumah di Langowan

Sulutpos.com,Tondano – Naas,Kebakaran yang terjadi,Kamis (07/11) pukul 23.00 wita di desa Lowian Kecamatan Langowan Barat,makan korban jiwa.

Riguel Tuju (6), anak dari pasangan Fernando Tuju dan Patricia Piri, jadi korban akibat peristiwa kebakaran itu di rumah milik Keluaraga Lasut – Piri.

Mercy Piri (21) warga Paslaten, Kecamatan Langowan Barat, mengatakan kejadian kebakaran ini diketahui saat bersama beberapa temannya duduk dan bercerita diruangan tamu bagian bawah.saat itu Lampu mendadak padam dan sempat mendengar ada ledakan. Tak lama berselang, datang lelaki Nando Umbo kemudian langsung naik ke rumah bagian atas dan melihat kasur yang diletakkan dilantai ruangan tam. Kemudian ia pun turun dan berteriak bahwa telah terjadi kebakaran.

Saksi mata lainnya yakni Nathan Umbo (17) warga Waleure, kecamatan Langowan Timur menjelaskan, sebelum kebakaran dirinya masuk ke dalam rumah dengan keadaan lampu padam. Ketika dirinya naik ke lantai dua dengan maksud beristirahat, namun dia melihat kasur yang terletak dilantai sudah terbakar. Salah satu temannya yang mengetahui kebakaran itu sempat memadamkan api dengan agua galon. Namun api keburu membesar.

Saat kebakaran naas melanda orang tua korban, Fernando Tuju dan Patricia Piri sedang keluar berbelanja. Sedangkan anak Reguel ditinggalkan dalam keadaan tertidur.
” Anak kami itu sempat tidur disofa lantai atas. Kemudian saya memindahkan korban dikamar depan lantai atas, dan langsung keluar pergi berbelanja bersama isterinya,” Kata ayah korban.

Mendapati rumah dalam keadaan terbakar, sang ayah sempat naik ke tangga lantai dua untuk berusaha masuk dan menolong anaknya, namun api keburu membesar dan korban pun tak bisa tertolong lagi. Korban berhasil ditemukan di depan tangga lantai bawah dalam keadaan sudah terbakar.

Tiga unit mobil kebakaran (Damkar) dari Pemkab Minahasa diturunkan untuk memadamkan api. Setelah beberapa jam kemudian, api berhasil dipadamkan.

Kapolres Minahasa AKBP Denny Situmorang, SIK melalui Kasubag Humas Iptu Ferdy Pelengkahu tak menampik akan peristiwa kebakaran itu. Dijelaskannya, peristiwa kebakaran itu menewaskan anak 6 tahun. “Untuk kerugian materinya diperkirakan mencapai 200 juta rupiah. Sedangkan penyebab kebakaran masih dalam penyelidikan kepolisian,” kata Pelengkahu.

Sedangkan tindakan kepolisian, lanjut dia, mendatangi dan mengamankan tempat kejadian perkara (TKP) serta memasang polis line, mengumpulkan bahan keterangan (Pulbaket), mengambil keterangan saksi, kemudian membawa korban ke rumah sakit Noongan untuk dilakukan pemeriksaan luar. “Pihak keluarga telah menandatangani surat pernyataan dan berita acara penolakan otopsi,” tandasnya ( Ody)

(Visited 127 times, 1 visits today)

Tinggalkan Balasan

Alamat surel Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *