Chat kami sekarang

BAN Liow Bekali Masyarakat Wilayah Tomohon Empat Dengan Empat Pilar

Sulutpos.com,Tondano – Dihadiri Ratusan Peserta di Wilayah Tomohon Empat Kecamatan Tomohon Selatan Anggota Majelis Permusyawaratan Rakyat Republik Indonesia (MPR RI) dari Kelompok Dewan Perwakilan Daerah Republik Indonesia (DPD RI) Ir Stefanus BAN Liow, MAP bekali Masyarakat dalam Sosialisasi Empat Pilar MPR RI yang bertempat di GMIM Imanuel Walian.

Dihadapan ratusan peserta, Senator Indonesia dari Daerah Pemilihan Provinsi Sulawesi Utara Ir Stefanus BAN Liow, MAP yang juga Wakil Ketua Kelompok (Fraksi) DPD RI di MPR RI mengatakan bahwa Tuhan Allah mengaruniakan berkat bagi bangsa Indonesia yang sungguh luar biasa.Indonesia merupakan bangsa yang memiliki keanekaragaman/ kemajemukan karena terdiri dari berbagai suku bangsa, etnis dan sub etnis, adat istiadat, bahasa daerah, flora fauna dan agama yang berbeda. Keanekaragaman/kemajemukan ini harus disyukuri, karena sesungguhnya adalah kekayaan yang mempersatukan bangsa Indonesia.

” Mari torang samua mengedepankan persatuan dan kesatuan bangsa. Intoleransi, terorisme dan radikalisme adalah musuh bersama kita sebagai anak bangsa,” Kata Liow.

Dijelaskannya pula Empat Pilar MPR RI yakni Pancasila Sebagai Dasar dan Ideologi Negara, UUD NRI Tahun 1945 Sebagai Konstitusi Negara serta Ketetapan MPR RI, NKRI Sebagai Bentuk Negara, Bhineka Tunggal Ika Sebagai Semboyan Negara.

” Sosialisasi Empat Pilar MPR RI adalah untuk mengingatkan dan menyegarkan kembali komitmen seluruh komponen bangsa agar pelaksanaan dan penyelenggaraan kehidupan berbangsa dan bernegara selalu menjunjung tinggi nilai-nilai luhur bangsa dalam rangka mewujudkan Negara Indonesia yang merdeka, bersatu, berdaulat, adil dan makmur,”Jelasnya.

Mengenai DPD RI, Senator SBANL mengatakan bahwa keberadaannya tidak lepas dari semangat gerakan reformasi yang menghendaki sistem ketatanegaraan Indonesia lebih memperhatikan kepentingan daerah. Kemajuan dan kemakmuran Indonesia sesungguhnya ditentukan oleh kesejahteraan daerah.

Dalam Kegiatan itu berbagai usulan dikemukakan para peserta seperti dari Herry Wensen, ST,MT dalam keseharian Dosen Politeknik Negeri Manado dan Sjadrie Pengemanan, SPd yang juga menjabat Kepala SD Inpres Pinaras Kecamatan Tomohon Selatan, Stefanus Liow merespon untuk terus berjuang agar Pendidikan Pancasila atau Pendidikan Moral Pancasila (PMP) dimasukan kembali sebagai mata pelajaran mulai PAUD, TK, SD, SMP, SMA/SMK dan Perguruan Tinggi.

Adapun salah satu upaya mendesak dan priorotas kata Stefanus Liow adalah mendorong perubahan UU Nomor 20 Tahun 2003 tentang Sistim Pendidikan Nasional. Perubahannya adalah salah satunya yaitu mengamanatkan Pendidikan Pancasila wajib menjadi mata pelajaran.( Ody)

(Visited 24 times, 1 visits today)

Tinggalkan Balasan

Alamat surel Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *