Dapat Bantuan Program BSPS, 40 Rumah di Desa Tountimomor Kakas Barat Dibedah

( Foto cover : Orni Kaseger Hukum tua Desa Tountimomor dalam peletakan batu pertama bangunan rumah )

Sulutpos.com Tondano – Desa Tountimomor Kecamatan Kakas Barat kembali terima bantuan program Stimulan Perumahan Swadaya (BSPS) tahun anggaran 2019.

Program bantuan untuk masyarakat yang kurang mampu ini, yang oleh Pemerintah Republik Indonesia lewat Kemeterian Pekerjaan Umum dan Perumahan Rakyat ( PUPR), Sebanyak 40 Keluarga yang rumahnya kurang layak ditempati Desa yang di pimpin Hukum Tua ( Kumtua) Orni Kaseger dibedah secara besar – besaran.

received_1442633765899845

Kepada Wartawan Sulutpos.com saat dihubungi lewat telpon genggam,Kumtua menerangkan tahap awal pembangunan rumah lewat program BSPS tengah berlangsung.

” Memang data penerima baru keluar ada sekitar 40 keluarga yang mendapat bantuan program ini,dan materialnya sudah sampai ke setiap keluarga.Kini pengerjaan tahap satu sementara berjalan,” Kata Kaseger.

Dijelaskannya teknis pengerjaan ini dikerjakan secara gotong royong antar sesama penerima.

” Pengerjaan dalam pembangunan rumah ini dikerjakan secara gotong royong,dan jika ada keluarga yang punya dana mungkin disewakan,namun ada keluarga yang tidak ada uang,jadi kerja secara kelompok,dan ada swadaya masyarakat,” terangnya.

Untuk desa Tountimomor sendiri pada tahun 2018 lalu sempat mendapatkan program yang sama dengan jumlah penerima 23 Keluarga.

” Sempat dapat bantuan yang sama pada tahun lalu dengan jumlah penerima 23 keluarga,dan pembangunannya sudah rampung,” pungkasnya.

received_2424476104487901

Adapun untuk bantuan program BSPS tahun 2019 mengalami kenaikan dari Rp.15 juta rupiah menjadi Rp.17.5 juta rupiah per keluarga dengan komponen bahan bangunan Rp 15 juta dan upah kerja Rp 2,5 juta

Sementara Kriteria penerima Bantuan Stimulan Perumahan Swadaya (BSPS) berdasarkan Peraturan Menteri PUPR Nomor 13/PRT/M/2016:

WNI yang sudah berkeluarga;
Memiliki atau menguasai tanah
a.     Tanah yang dikuasai secara fisik dan memiliki legalitas (sertifikat/surat keterangan
b.     Tidak dalam sengketa
c.      Lokasi tanah sesuai tata ruang wilayah;

Belum memiliki rumah, atau memiliki dan menempati rumah satu-satunya dengan kondisi tidak layak huni;

Belum pernah memperoleh BSPS;

Berpenghasilan paling banyak senilai UMP setempat;

Diutamakan yang telah memiliki keswadayaan dan berencana membangun atau meningkatkan kualitas rumahnya;

Bersedia membentuk kelompok maksimal 20 orang; dan

Bersedia membuat pernyataan..

( Ody)

(Visited 65 times, 1 visits today)

Tinggalkan Balasan

Alamat surel Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *