Klarifikasi Sekretaris Dewan Minsel Terkait Pemberitaan ‘Pintu Komisi Dikunci’

Foto: Sebanyak 30 (tiga puluh) anggota Dewan Perwakilan Rakyat Daerah (DPRD) Kabupaten Minahasa Selatan (Minsel) masa jabatan 2019-2024, pada Senin, 9 September 2019 lalu yang diambil sumpah/janji jabatan.


SulutPos.com, Amurang – Belum lama ini hangat dibicarakan terkait Rungan Komisi DPRD Minsel yang terkunci. Hal ini juga sudah dimuat dibeberapa Media. Sekretaris DPRD Minahasa Selatan (Minsel), Joins Langkun, kepada SulutPos.com, memberikan Klarifikasinya dalam melalui Rilis Sekretariat DPRD Minsel.

Joins Langkun
Joins Langkun, Sekretaris DPRD Minahasa Selatan (Minsel)

Berikut isi Klarifikasi:

Dalam pelaksanaan apel pagi pada hari Rabu 6 November 2019, Selaku Sekretaris Dewan (Sekwan) menyampaikan semua staf (Pegawai) yang ada di Bagian Alat Kelengkapan DPRD untuk menutup pintu ruangan dan turun karena ada rapat khusus bagian persidangan yang akan dipimpin oleh Kabag Persidangan.

Setelah rapat selesai, Sekretaris DPRD menyampaikan kepada Kabag (Kepala Bagian) Persidangan dan memerintahkan Kasubag Rapat dan Risalah untuk menyampaikan kepada staf yang ada di Bagian Alat Kelengkapan Dewan (AKD) agar semua pintu ruangan dibuka.

Perintah itu langsung ditindaklanjuti oleh kasubag Rapat melalui WA Group bagian persidangan jam 12.59 wita. Terkait berita dan foto yang ada di salah satu Media Cetak (Koran) tanggal 8 November 2019 halaman Minahasa Selatan, itu diambil pada hari Kamis, 7 November 2019, dengan latar belakang depan pintu komisi II yang masih terkunci.

Setelah dilakukan penelusuran dari Sekretariat DPRD kenapa pintu ruangan komisi 2 terkunci sedangkan pintu ruangan komisi lainnya terbuka. Diperoleh informasi bahwa pada hari Kamis pagi staff yang ditugaskan di AKD DPRD, khususnya yang ada di setiap ruangan komisi mengambil kunci ruangan kepada staf Lexi Kowel karena pintu ruangan akan dibuka.

Khusus Staff di komisi II, pagi itu tidak mengambil kunci kepada staff Lexi Kowel, sampai beberapa anggota DPRD datang pintu ruangan komisi 2 masih terkunci, sedangkan pintu ruangan komisi lainnya terbuka karena stafnya sudah ambil kunci.

Jadi tidak benar apa yang tertulis dalam pemberitaan pintu pintu ruangan komisi komisi DPRD ditutup. Terkait dengan pintu ruangan komisi II dikunci dengan rantai, karena kuncinya sudah rusak. Yang pasti dari hari Rabu 6 November 2019 sampai Jumat 8 November 2019 ruangan di semua komisi terbuka. (nv)

(Visited 259 times, 1 visits today)

Tinggalkan Balasan

Alamat surel Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *