Tak Kunjung Diperhatikan,Aktifitas Tambang Ilegal Dikeluhkan Warga Desa Soyowan

Sulutpos.com,Ratahan – Seakan tak kunjung diperhatikan, aktifitas pertambangan di wilayah Ratatotok terus dikeluhkan.

Seperti halnya aktifitas yang diduga kuat serupa di lokasi tambang Desa Soyowan kini menjadi buah bibir masyarakat setempat, bahkan Pemerintah Desa yakni Hukum Tua (Kumtua) Stevi Lumintang angkat bicara dan keluhkan akan aktifitas yang ‘mencurigakan’ ini karena dinilai berdampak terhadap lingkungan.

Menurutnya, persoalan lingkungan harus diakui menjadi tanggung jawab setiap waega negara. Namun disayangkannya, kerusakan lingkungan ini kurang mendapatkan perhatian pihak hukum.

“Gunung yang sebelumnya hijau, hanya sebulan sudah rata tanah,” ungkapnya Lumintang,Selasa (07/11)

Adanya aktifitas ‘mencurigakan’ dengan menggunakan alat berat, pun menimbulkan perhatian pihaknya. “Kalau sudah ada alat berat berarti ada pekerjaan. Nah ini yang dipertanyakan. Sebab disana ada kawasan pertambangan,” tukasnya.

“Saya berharap pihak terkait untuk turun kelapangan adakan penelitian, menginggat sekarang sudah memasuki musim hujan. Bahkan lokasinya hanya dekat dengan pemukiman warga,” kata Lumintang.

Dia pun berharap instansi terkait di pemkab dapat melakukan peninjauan terkait aktifitas ‘mencurigakan’ tersebut.
“Ini menjadi pertanyaan besar dari kami pemerintah desa. Setelah adanya aktifitas besar-besaran, ini sudah merusak lingkungan yang ada di Kecamatan Ratatotok,” pungkas Lumintang. (Ody)

(Visited 11 times, 1 visits today)

Tinggalkan Balasan

Alamat surel Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *