Terkait AKD, Sekwan Minsel: Kami Sudah Bekerja Sesuai Aturan dan Mekanisme yang Ada

Foto: Sekretaris DPRD Minahasa Selatan (Minsel), Joins F Langkun.


SulutPos.com, Amurang – Pada hari Jumat (1/11/2019) siang, masuk Surat Permohonan dari 3 Fraksi (PDIP, Demokrat, Primanas) untuk dilaksanakan Paripurna Penetapan AKD, pada hari Senin (4/11/2019). Oleh Sekretaris DPRD, Surat Permohonan tersebut diteruskan ke Pimpinan DPRD, untuk dimintakan disposisi.

Hal ini sampaikan oleh Sekretaris DPRD Minahasa Selatan (Minsel), Joins F Langkun. Menurut Sekwan, Sekretariat DPRD sudah bekerja semaksimal mungkin, sesuai dengan aturan serta mekanisme yang ada. Berikut isi disposisi Pimpinan DPRD Minsel, sebagaimana rilis yang diterima SulutPos.com.

Disposisi Wakil Ketua Steven Lumowa, “Sekwan diharapkan kerjasama untuk memfasilitasi permohonan Fraksi PDIP, Demokrat dan Primanas untuk pelaksanaan Paripurna pada hari Senin (4/11/2019)”

Sementara Wakil Ketua Dewan, Paulman Runtuwene mendisposisikan,” Mohon untuk Sekwan memfasilitasi rapat Pimpinan untuk membicarakan schedule rapat paripurna untuk penetapan AKD”.

Sedangkan disposisi Ketua Dewan, Jenny Tumbuan, “Sekwan nanti dibicarakan dalam rapat pimpinan, Agendakan rapat pimpinan pada Senin (4/11/2019)”

Berdasarkan hasil disposisi Pimpinan DPRD, Sekretaris Dewan menindaklanjuti dengan membuat Surat Undangan untuk pelaksanaan Rapat Pimpinan pada hari Senin (4/11/2019) jam 14.00 Wita, yang berlokasi di ruangan Ketua DPRD.

Tetapi oleh Wakil Ketua Steven Lumowa menyampaikan bahwa jam 14.00 wita ada agenda di Manado, sehingga untuk jam pelaksanaan di konfirmasikan kepada Ketua DPRD untuk dimajukan menjadi pukul 13.00 wita.

Namun sampai pukul 14.20 wita rapat tidak dapat dilaksanakan karena Wakil Ketua Steven Lumowa tidak hadir di dalam ruang rapat, sehingga Ketua Dewan, Jeny Tumbuan dan Wakil Ketua Dewan, Paulman Runtuwene meninggalkan ruang rapat karena ada agenda lain.

Dibagian lain, lepas dari berbagai kepentingan politik dengan warna dan dinamikanya, beberapa tokoh masyarakat bahkan masyarakat Minsel menyayangkan hal tersebut. Mereka hanya dapat berharap agar Wakil Rakyat yang duduk di Kantor DPRD benar-benar membawa dan memperhatikan aspirasi masyarakat Minsel seperti waktu dalam masa kampanye lalu. (nv)

(Visited 268 times, 1 visits today)

Tinggalkan Balasan

Alamat surel Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *