Chat kami sekarang

Persiapan Matang,Tondano Lake Chrismast Run Bakal Diikuti Ribuan Peserta

Sulutpos.com,Tondano – Yayasan Kawanua se – Dunia (YKSD) matangkan persiapan Lake Christmas Run 10K 2019 yang bakal digelar 13 Desember Mendatang.

Ketua Yayasan YKSD Mieke Tumurang saat dikonfermasi media ini menjelaskan, persiapannya sudah sangat matang terlebih setiap peralatan yang akan digunakan saat kegiatan nanti.” Kita sudah siap menyukseskan kegiatan ini, terlebih peralatan yang akan dipakai,” Kata Tumurang,Rabu (11/12).

Dijelaskannya pula,dalam iven yang digelar setiap tahun ini panitia bakal melibatkan siswa – siswa yang ada di Kabupaten Minahasa,” Disamping atlit dari Sulut,kita akan libatkan pelajar – pelajar di Minahasa dan kita sudah rencanakan tiga kategori yang tersedia yakni umum nasional, umum lokal, dan pelajar. Dan hanya 200 peserta yang masuk garis finish mendaptkan medali. Juga ditambah peserta yang berjumlah sekira 1000 dari kategori pelajar,” Jelasnya.

“Kita siapkan medali untuk 200 pendaftar. Dan ada juga peserta tambahan dari pelajar yang berjumlah sekira 1000,” Ujar Tumurang.

Menurut Tumurang,event ini merupakan satu-satunya didunia yang digelar dengan menyajikan pemandangan Danau kepada peserta.

” Kalau ditempat lain kebanyakan menyajikan track lari dipinggiran pantai atau daerah perkotaan, tetapi untuk Tondano Lake Chrismast Run sangat berbeda, kami menyajikan pemandangan Danau Tondano ditambah hamparan pegunungan yang memanjakan mata serta persawahan. Ini hanya didapat pada Tondano Lake Christmas Run,” sebutnya.

Tujuan lain kegiatan ini,disamping mengajar warga belajar hidup sehat,memperkenalkan pula keindahan wisata di Minahasa.

Dirinya pun mengajak kepada masyarakat Tondano bahkan Sulut agar mengikuti event Tondano Lake Christmas Run 10 km dan 5 km.

“Mari jo torang sama-sama iko Tondano Christmas Lake Run 10 km dan 5 km,” ajak dia dengan perkataan bahasa Manado.

Ditempat yang sama, Ketua Panitia dr Frans Memah menambahkan, even lari ini sangat bermanfaat bagi kesehatan. Dikatakan dia, bagi yang hobi bersepada jika menempuh jarak 10 km itu sama saja tak ada artinya bagi tubuh. Akan tetapi kata dia, jika dengan perlari, tubuh hanya membituhkan jarak 5 km untuk kesehatan.

“Kami harap bagi peserta nanti agar menjaga kesehatan dan jangan sakit. Kiranya juga daoat memperhatikan asupan makanan. Karena itu penting,” tandasnya.(Ody)

(Visited 26 times, 1 visits today)

Tinggalkan Balasan

Alamat surel Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *