Chat kami sekarang

Bertemakan ‘Unima Membangun Desa’, 2.442 Mahasiswa Bakal Gelar KKN di Pelosok Sulut

Sulutpos.com,Tondano – Sebanyak 2.442 mahasiswa siap diterjunkan ke beberapa daerah, yang tersebar di seluruh pelosok Sulawesi Utara dalam Kegiatan Kuliah Kerja Nyata (KKN) tahap/gelombang pertama di tahun 2020

Kegiatan yang bertemakan ‘Unima membangun desa’ ini komitmennya, sebagai salah satu lembaga perguruan tinggi negeri yang mendidik calon sarjana, yang bisa menghayati permasalahan masyarakat dan mampu memberikan solusi cerdas terhadap permasalahan.

Ketua Panitia Pelaksana KKN Unima Dr Jantje Ngangi membeberkan rincihan jumlah mahasiswa yang mengikuti kegiatan KKN tahap/gelombang pertama tahun 2020 ini Kamis (23/01)

“Para mahasiswa ini akan tersebar di desa-desa dan kelurahan. Bahkan, sekolah-sekolah di seluruh daerah Sulut. Mereka terdiri dari mahasiswa Fakultas Ekonpmi (Fekon) 523, Fakultas Ilmu Sosial (FIS) 395, Fakultas Ilmu Pendidikan (FIP) 385, Fakultas Matematika dan Ilmu Pengetahuan Alam (FMIPA) 352, Fakultas Bahasa dan Seni (FBS) 350, Fakultas Teknik (FATEK) 246 dan Fakultas Ilmu Keolahragaan (FIK) 191 orang. Jadi total keseluruhan 2.442 mahasiswa” Ujar Ngangi.

Sementara Ketua LPPM Unima Prof Dr Revolson A Mege MS mengatakan bahwa pelaksanaan kegiatan KKN tahun ini berbeda dengan tahun-tahun sebelumnya. Dimana mahasiswa selain diterjunkan ke desa-desa dan kelurahan. Kali ini juga diterjunkan ke sekolah-sekolah guna mencerdaskan siswa-siswi, dan memperkecil angka pengangguran.

“Mahasiswa diharapkan mampu bekerjasama dengan pemerintah desa dan membantu mengelolah potensi desa yang berkesinambungan. Artinya kegiatan ini sejalan dengan program kementerian desa dan daerah tertinggal,” ujar Prof Mege.

Rektor Unima Prof Dr Julyeta PA Runtuwene dalam sambutannya mengharapkan mahasiswa KKN dapat mengikuti kegiatan secara sungguh-sungguh agar supaya memahami dengan baik makna KKN, dan dapat mengaktualisasikan ilmu pengetahuan yang didapat di kampus kepada masyarakat. Sebab, menurutnya, tanggungjawab mahasiswa antara lain adalah sebagai agen perubahan.

“Mahasiswa dengan memiliki keilmuan yang mumpuni. Maka mahasiswa diharapkan mampu mencerdaskan masyarakat. Karena kota yang cerdas dimulai dari desa/kelurahan dan sekolah yang cerdas. Sehingga masyarakat dapat memiliki pandangan bahwa mahasiswa adalah orang-orang berfikir secara ilmiah serta memiliki kecerdasan intelektual, emosional dan spiritual,” terang Rektor

Rektorpun menegaskan mahasiswa juga harus mampu mensosialisasikan secara baik kepada masyarakat tentang profil, keunggulan dan kelebihan kampus Unima tercinta.

“Semua harus memiliki tekad kuat untuk konsisten mensosialisasikan visi Unima, yakni sebagai kampus yang berkarakter, unggul dan kompetitif,” pinta Runtuwene.

Pembekalan KKN Unima menghadirkan beberapa narasumber kompeten. Turut hadir perwakilan Polres Minahasa, Kejaksaan Minahasa dan akademisi-akademisi internal Unima. (Ody)

(Visited 4.308 times, 1 visits today)

Tinggalkan Balasan

Alamat surel Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *