Jajaran Bawaslu Sulut Ketat Awasi Perekrutan PPK Oleh KPU

Sulutpos.com,Manado –Perekrutan Panitia Pemilihan Kecamatan ( PPK ) oleh Komisi Pemilihan Umum ( KPU ) bakal digelar 18 – 24 Januari mendatang, terkait perekrutan ini, Badan Pengawas Pemilu (Bawaslu) Provinsi Sulut meminta KPU transparan dalam melakukan seleksi nantinya.

“Kami beharap KPU di Kabupaten dan Kota tranparan, diberikan akses secara luas kepada Panwascam untuk melakukan tugas pengawasan tahapan ini,” tegas pimpinan Bawalsu Sulut devisi Hukum, Humas dan Hubal, Supriyadi Pangellu SH pada, Minggu (19/01) kemarin.

Pangelu pun mengimbau jajarannya Panwascam (Panitia pengawas kecamatan) untuk melaporkan jika ada KPU Kabupaten dan Kota yang tidak transparan. “Jika ada KPU Kabupaten dan Kota yang tidak terbuka, tidak memberikan akses pengawasan kepada Panwascam mohon disampaikan ke Bawaslu Propinsi,” tegas Pangelu.

Dalam seleksi ini lanjut pangelu, Bawaslu Sulut akan mengawasi ketat setiap tahapan seleksi perekrutmen calon PPK yang dilakukan KPU mulai 18-24 Januari 2020. Bahkan, lembaga pengawas pemilu ini memerintahkan jajarannya yakni Panwascam untuk serius mengawasi tahapan krusial Pilkada serentak 2020 di KPU.

“Panwascam se-Sulut dan Bawaslu Kabupaten dan Kota diminta serius melakukan pengawasan rekrutmen PPK. Panwascam wajib mengkroscek nama-nama yang akan mendaftar dan melakukan pengawasan melekat, mengecek rekam jejak dan periodesasi calon PPK sebagaimana juknis yang dikeluarkan KPU. Termasuk mengawasi jangan sampai ada suami istri yang terlibat jadi penyelenggara,” ujarnya.

Terkait ini, Bawaslu Sulut memerintahkan Panwascam untuk membuka posko aduan dan wajib mempublikasi bagi nama-nama calon PPK termasuk mengecek track record dan keaktifan pendaftaran calon PPK di partai politik.

“Mengecek apakah dia terlibat di partai politik, apakah ada dukungan pada Pileg atau Pilkada sebelumnya, masuk dalam tim kampanye atau LO partai, LO calon serta mengecek jejak digital calon tersebut. Jika ditemukam ada calon diragukan integritasnya, seperti keberpihakan, maka silakan laporkan. Yang dicari kan calon PPK yang benar-benar independen. Kalu ada bukti yang akurat segera disampaikan ke Bawaslu Kabupaten dan Kota dengan tembuskan ke KPU sebagai laporan. Kami berharap PPK yang dibentuk KPU berkualitas dan tidak ada bermasalah terkait integritas, netralitas. Kriteria tersebut sangat penting terhadap kinerja para PPK saat bertugas melaksanakan pemungutan suara,” paparnya.

Guna meminimalisir permasalahan Pangelu juga mengajak seluruh masyarakat turut berpartisipasi aktif mengawasi kerja Panwascam khususnya Panwascam yang tidak melakukan pengawasan dalam rekrutmen PPK. “Panwascam harus bekerja secara professional, jangan ada tendensi personal dalam melaksanakan tugas,” Pungkasnya.(Ody)

(Visited 250 times, 1 visits today)

Tinggalkan Balasan

Alamat surel Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *