Runtuwene Tulus Maafkan Rumengan Cs

 

Sulutpos.com,Tondano  – Meski proses hukum atas dugaan pencemaran nama baik dan fitnah yang dilaporkan oleh tim kuasa hukum Rektor Unima Julyeta Runtuwene yang dilakukan oleh Ketua LSM Pelopor Angkatan Muda Indonesia (PAMI) Rommy Rumengan bersama rekan-rekannya selaku penggugat, akan tetapi dengan tulus Julyeta Runtuwene selaku Rektor Unima memaafkan tuduhan tersebut. Hal itu disampaikannya kepada Koran Sindo Manado, Senin (13/1).

“Saya sebagai pemimpin sangat berbesar hati memaafkan perbuatan mereka (Rumengan Cs), walaupun hukum harus ditegakkan untuk memberi efek jerah/pembelajaran bagi kita semua,” ungkap Runtuwene ketika diwawancarai Koran Sindo Manado.

Runtuwene menyampaikan, secara pribadi sangat bersyukur ketika putusan Pengadilan Negeri Jakarta Pusat boleh memutuskan menolak gugatan LSM PAMI, dalam perkara yang disidangkan lebih dari tiga bulan tersebut.

Kata Runtuwene, putusan ini, mengakhiri polemik yang oleh pihak tertentu sengaja diangkat, sengaja diberitakan secara masiv lewat media sosial sampai di koran, majalah bahkan televisi nasional sejak tiga tahun lebih.

Dirinya menjelaskan, sejatinya sejak terpilih dengan suara terbanyak sebagai rektor Unima bahkan sejak dilantik oleh MenristekDikti tahun 2016 lalu, usaha kelompok LSM PAMI ini begitu gencar lewat demo berulang-ulang, lewat laporan ke ORI ke kepolisian serta berbagai pihak lainnya.

“Saya sejak awal tidak ingin mengklarifikasi secara terbuka, nanti sajalah di tempat dan situasi yang tepat dan kepada pihak yang tepat,” katanya.

Dan akhirnya, kata Runtuwene, persidangan di Pengadilan Negeri baik di daerah sampai ke Jakarta Pusat telah membuktikan bahwa tuduhan mereka sama skali tidak benar.

Walau hampir saja ketidakbenaran yang berulang yang diteriakkan, menutup kebenaran yang sesungguhnya, tapi sejauh mana usaha memutar balikkan fakta, kebenaran tetap menegakkan dirinya dan yang paling mendasar adalah melewati semua ini.

“Secara pribadi merasa sangat bersyukur, karena saya percaya pembelaan-Nya selalu nyata. Terima kasih untuk semua pihak yang turut membantu sehingga perkara ini boleh diselesaikan,” terangnya.

Diketahui, sebagai efek jera dan pembelajaran bagi pihak-pihak yang melakukan pencemaran nama baik dan fitnah terhadap Unima dan Rektor Julyeta Runtuwene, maka tim kuasa hukum sudah melaporkan para oknum-oknum tersebut di Polda Metro Jaya.

Saat ini proses pemeriksaan sudah pada tahap penyidikan. Dan dalam waktu dekat oknum-oknum yang dilaporkan segera disidang untuk mempertanggungjawabkan perbuatan mereka secara hukum. (Ody)

(Visited 150 times, 1 visits today)

Tinggalkan Balasan

Alamat surel Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *