P/KB GMIM Zaitun dan Warga Kiawa Terjun Bersihkan Eceng Gondok di Danau Tondano

Sulutpos.com,Tondano – Pria Kaum Bapa GMIM Zaitun Kiawa serta Pemerintah Desa Kiawa dan kiawa dua Kecamatan Kawangkoan terjunkan ratusan personil dalam kerja bakti pengangkatan tumbuhan eceng gondok di Danau Tondano, Jumat (14/02)

Berlokasi Desa Passo Kecamatan Kakas Barat, para Anggota P/KB dari kolom 1 – 20, Masyarakat Kiawa dua yang dipimpin langsung Hukum Tua Jemmy Suak serta Anggota DPRD Minahasa Darma Palar, terlihat antusias mengangkat tumbuhan gulma ini.

Kepada wartawan Darma Palar mengatakan, semenjak dicanangkan pemerintah Kabupaten Minahasa pada 6 januari lalu terkait program ‘Lumeos Lour Tondano’, Masyarakat dan Jemaatnya terpanggil ikut peduli dengan keberadaan Danau yang kian hari – kian mendangkal.

” GMIM Zaitun telah membahas akan program dalam membantu penyelamatan Danau dari tumbuhan eceng gondok,makanya setiap minggunya kita diarahkan kemari dan terlibat langsung,” Kata Darma palar.

Darma palarpun berharap semua elemen baik pemerintahan,denominasi gereja LSM,dan seluruh masyarakat Minahasa bisa melibatkan diri dalam penyelamatan danau kebanggan ini, ” Dipihak gereja diminta respons kita dalam penyelamatan Danau, begitupun dengan pihak terkait lainya,Kita harus bangga punya danau Tondano yang merupakan tempat bergantung warga bukan saja Minahasa namun di luar Minahasa.apalagi manfaat dari danau ini disamping menjadi sumber tenaga listrik, didalamnya bergantung sumber kebutuhan warga,baik pengembangan ekonomi tapi juga di sektor pertanian,” jelasnya.

Anggota DPRD Minahasa ini pula meminta pemerintah Kabupaten Minahasa akan lebih bijak dalam mengola anggaran yang di tata dalam penyelamatan Danau Tondano.

“Kalau dari pihak Dewan melihat langkah Pemkab Minahasa sudan tepat, apalagi kita melihat kepedulian dan pemberian bantuan baik dari Pemerintah Pusat, Provinsi dan dan dari dana APBD Minahasa, begitupun dari pihak TNI dan PLN,ini kiranya dapat dikelola dengan baik, kalau bisa ditambah alat berupa kapal pengangkut sampah sehingga tumbuhan eceng gondok ini cepat di angkat, Kan setelah selesai, kapal tersebut dapat dimanfaatkan sebagai alat transportasi Danau,” Terangnya sambil meminta warga di seputaran dana lebih proaktif mengangkat tumbuhan ini.

” Kita saja yang jauh dari danau prihatin dengan keadaan danau, apalagi mereka yang keseharian dan banyak beraktifitas di Danau, kalau bisa lebih proaktif dan sadar dalam membersihkan Danau ini,” Pungkasnya.

(Visited 41 times, 1 visits today)

Tinggalkan Balasan

Alamat surel Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *