Chat kami sekarang

Bersama 250 Anggota Jemaat Tomohon Empat, BAN Liow dan Nita Wenur Angkat Eceng Gondok di Tasuka

Sulutpos.com,Tomohon – Sebanyak 250 Anggota jemaat GMIM didamnya Badan Pekerja Majelis Wilayah ( BPMW),Badan Pekerja Majelis Jemaat (BPMJ), Pelayan Khusus (Pelsus) Komisi Bipra dan Panji Josua perutusan dari enam Jemaat se Wilayah Tomohon Empat, Gotong Royong angkat enceng gondok di Danau Tondano tepatnya Dusun Enam ( Tasuka) desa Tounelet Kecamatan Kakas, Sabtu (14/03).

Bakti Karya sebagai implimentasi program diakonal gereja dalam penghayatan dan perefleksian minggu-minggu sengsara Yesus Kristus ini, kehadiran Wilayah Tomohom empat dipimpin langsung ketua Pdt Daniel Bastian, MTh. Terlihat para peserta antusias memiliki semangat kebersamaan dan sukacita tersendiri, karena berbaur secara langsung dengan sejumlah Tokoh Masyaraka, diantaranya pasangan suami-isteri yakni Ketua Komisi P/KB GMIM Wilayah Tomohon Empat Pnt Ir. Stefanus BAN Liow, MAP yang notabene Anggota DPD RI/MPR RI bersama Pnt Ir. Miky Junita Linda Wenur, MAP, Ketua Komisi III DPRD Kota Tomohon juga Para Ketua BPMJ yakni GMIM Golgota Tondangow Pdt Meggy Walintukan, S.Th, Nafiri Pangolombian Pdt Fonny Roring, STh, Kanaan Uluindano Pdt Jein Waani, STh, Bukit Zaitun Walian Dua Pdt Katerin Malohing, STh dan Yobel Uluindano.

” Kehadiran Pnt.BAN Liow dan Pnt. Miky Wenur memberikan motivasi tersendiri,terlebih pasangan suami isteri ini dikenal luas dalam pelayanan dan pengabdian disertai pengorbanan waktu, materi, pemikiran dan tenaga,” Kata Pdt.Bastian.

Miky Wenur sendiri mengatakan nilai gotong royong harus terus dibudayakan sampai ke ruang lingkup keagamaan, “Gotong royong menghasilkan suatu capaian bersama dan itu harus terus dibudayakan dalam kehidupan keagamaan dan kemasyarakatan,” kata MJLW alias Nita sapaan akrab Pnt Ir. Miky Junita Linda Wenur, MAP yang juga Bakal Calon Walikota Tomohon.

Sementara Stefanus BAN Liow, MAP menambahkan kelestarian dan penyelamatan Danau Tondano menjadi tanggungjawab bersama semua komponen masyarakat, bukan hanya Pemerintah dan Masyarakat Kabupaten Minahasa,” Danau Tondano sumber kehidupan seperti kelistrikan, air minum, destinasi wisata. Pasti, kita tidak menghendaki Danau Tondano terjadi seperti Danau Limboto Gorontalo,” ( Ody)

(Visited 25 times, 1 visits today)

Tinggalkan Balasan

Alamat surel Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *