Chat kami sekarang

Anggaran Dari Kemensos RI, Pemkab Minahasa Bakal Serahkan BLT Di Enam Kecamatan

Sulutpos.com,Tondano – Enam Kecamatan yang masuk dalam kategori pemerintahan kelurahan bakal menerima Bantuan Langsung Tunai ( BLT) dari Kementerian Sosial ( Kemensos) RI melalui Dinas Sosial Kabupaten Minahasa.

Hal itu diungkapkan Bupati Royke Octavian Roring, dalam Rapat Koordinasi melalui Video Conference dalam rangka optimalisasi penyelenggaraan pemerintah, pembangunan, pembinaan kemasyarakatan dan pemberdayaan masyarakat desa termasuk dudalamnya penanganan Corona Virus Disease 2019 (COVID-19).

Sebagaimana diketahui, Kabupaten Minahasa memiliki 43 kelurahan dan pada kesempatan itu juga membahas akses jalan selama Pandemi COVID-19 ini.

” Intinya bagaimana semua harus mengkaji secara benar untuk penerima bantuan sosial tunai yang nominalnya Rp 600.000 setiap bulan per Kepala Keluarga dan akan diberikan selama tiga bulan terhitung dari bulan April, Mei dan Juni, dimana dana tersebut disediakan oleh Kementerian Sosial RI,” Kata Bupati

Dlam penyaluran BLT ini, Seluruh kelurahan dapat membentuk Tim Independent Kelurahan yang didalamnya beranggotakan LPM, tokoh agama, sehingga data dalam hasil musyawarah dapat diverifikasi kembali jika ekonominya sudah cukup silahkan di ganti.

” Musyawarah ini membahas mengenai siapa yang layak menerima bantuan sosial tunai ini. Dengan adanya Tim Independent Kelurahan kiranya bantuan sosial tunai penerimanya harus dikaji dengan baik tidak termasuk ASN, THL, TNI/Polri, pekerja swasta. Setelah tim melakukan musyawarah ditentukan nama-nama yang telah diputuskan dalam musyawarah tersebut diumumkan paling lambat 23 April 2020 dan calon penerima harus diumumkan di Kelurahan masing-masing melalui pengeras suara atau ditempel di papan pengumuman Kelurahan,” jelas Roring.

Selanjutnya untuk akses jalan diharapkan kepada seluruh penjaga Pos Relawan COVID-18 harus melihat jika ada dokter dan perawat harus diprioritaskan jangan diperlambat karena mengingat tim kesehatan ini seringkali terhambat di jalan karena mengalami antrian yang panjang. Akses masuk di pos yang mensyaratkan KTP tidak ada, yang harus ada kartu kewaspadaan yang dikeluarkan oleh Puskesmas setempat.

Turut Hadir Sekretaris Daerah Kabupaten Minahasa Frits R Muntu SSos, Dandim 1302 Minahasa Letkol Inf Slamet Raharjo SSos MSi, Kajari Rahmad Budiman Taufani SH MKn, Asisten Pemerintahan dan Kesra DR. Denny Mangala MSi, Kepala Dinas Sosial Royke Kaloh SH, Kepala Dinas Pemberdayaan Masyarakat dan Desa Jefry Tangkulung SH MAP, Kepala Dinas Kesehatan dr. Maya Rambitan Mkes, Kepala Bagian Protokol dan Komunikasi Pimpinan Maya Kainde SH MAP, Staf Khusus Bupati Bidang Kesehatan dr. Anitha Mamuaya, Camat dan seluruh Lurah.( Ody)

(Visited 142 times, 1 visits today)

Tinggalkan Balasan

Alamat surel Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *