Dimakamkan di Minahasa, Orang Luar Daerah Wajib Ikut Protokol Kesehatan

Sulutpos.com,Tondano – Orang yang meninggal di luar daerah dan hendak dimakamkan di Minahasa,Pemerintah Kabupaten (Pemkab) menghimbau keluarganya ikuti protokol kesehatan yang sudah ditentukan.

Pernyataan tersebut dikatakan Bupati Minahasa Royke Ocktavian Roring lewat Kepala Bagian Protokol dan Komunikasi Pimpinam Maya Kainde, Selasa (14/01) “Jika ada orang yang meninggal di luar daerah, kemudian akan dimakamkan di Minahasa, tentunya harus memakai protokol kesehatan pemakaman,” kata Kainde.

Terlebih lagi jelas Kainde, orang yang meninggal karena terpapar Covid-19, wajib mengikuti protokol kesehatan yang telah ditetapkan oleh Kementerian Kesehatan dan pihak rumah sakit. “Baik itu meninggal karena sakit biasa atau karena virus Corona, wajib mengikuti protokol kesehatan jika ingin dimakamkan di Minahasa,” tegasnya.

Selain itu, warga dari luar darah yang akan masuk ke wilayah Minahasa, wajib melewati Posko kesehatan. “Selain diwawancara singkat, warga luar yang masuk di Minahasa wajib melakukan tes suhu tubu atau thermo scan dari petugas jaga,” sebut Kainde.

Disis lain, Ia pun menghimbau agar masyarakat Minahasa mematuhi anjuran dan himbauan pemerintah, untuk tetap di rumah. Jika terpaksa keluar rumah, masyarakat harus mengikuti protokol kesehatan dengan memakai masker dan selalu mencuci tangan baik sebelum atau sesudah pulang rumah.

“Mari kita tetap di rumah, kerja di rumah, belajar di rumah, beribadah di rumah, pakai masker, jaga jarak, sering cici tangan dan makan makanan bergizi, rajin olahraga dan paling penting jaga kebersihan lingkungan,” ajak Kainde. (Ody)

(Visited 82 times, 1 visits today)

Tinggalkan Balasan

Alamat surel Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

Contact us
1
Hello
Ada yang bisa kami bantu?