Chat kami sekarang

Internet Jadi Medan Perang Pemerintah dan Pers

 

Pemimpin redaksi dan CEO Rappler, situs berita daring berbasis di Filipina divonis bersalah atas pencemaran nama baik. Dikhawatirkan putusan ini akan berdampak lebih buruk bagi kebebasan pers dan berpendapat di Filipina terutama dalam ranah internet. Selengkapnya, ikuti laporan VOA.

VOA News

(Visited 444 times, 3 visits today)

Tinggalkan Balasan

Alamat surel Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *