Chat kami sekarang

Pengangkatan Eceng Gondok di Danau Tondano Capai 100 Hektar

Sulutpos.com, Manado – Pengangkatan eceng gondok di Danau Tondano capai 100 hektar, pernyataan ini dikatakan Kepala Dinas Pekerjaan Umum dan Penataan Ruang ( PUPR ) Sulawesi Utara Adolf Harry Tamengkel saat disambangi wartawan di lokasi Hanggar PU Tondano Kamis (11/06)

” Sampai saat ini Dinas PUPR Pemprov Sulut bekerja sama dengan Pemkab Minahasa telah berhasil mengangkat eceng gondok mencapai kurang lebih 100 hektar, penanganan pertama bulan febuari, kita kerja sekitar 20 Hektar, bulan mei kita ke kakas sektor kaweng dan seputaran kurang lebih 65 hektar, dan ini yang sementara dikerjakan,” Kata Kadis Tamengkel.

Dijelaskannya, bulan juni ini pengangkatan tumbuhan gulma dipusatkan kembali di area Tondano tepatnya lokasi Hanggar PU untuk meminimalisir masuknya tumbuhan tersebut ke Daerah Aliran Sungai ( DAS ).

” Kita kembali ke Tondano di Hanggar PU mengangkat bahkan pun menjaga jangan sampai ada eceng gondok yang masuk di DAS Tondano dan otomatis mengganggu Aliran Listrik di Tanggari,” ujar Kadis

” PU Provinsi bersyukur akan ada penambahan alat tongkang 5 unit, memang saat ini yang dipakai baru 2 unit, dan sekitar bulan juni ini akan ada penambahan lagi peralatan untuk eceng gondok sehingga akan mempercepat penanganannya. Tahun ini kita optimis bisa selesai karena ini adalah tekat kita dan pak Gubernur Olly Dondokambey, Wakil Gubernur Steven Kandouw serta Bupati Royke Octavian Roring juga Wakil Bupati Robby Dondokambey sangat mensuport,” Lanjut Kadis.

Guna memperlancar pengerjaan tersebut, Kadis meminta kerja sama dari Masyarakat yang ada di seputaran Danau,” Jadi kami himbau masyarakat yang ada untuk lebih mengerti, sehingga proses pengangkatan eceng gondok ini akan maksimal,karena yang sedikit menghambat akan pelestarian danau tondono adalah para pengusaha jaring, jadi kalau bisa saat pemerintah akan membersihkan eceng gondok diwilayah jaring sedapat mungkin jaringnya diamankan terlebih dahulu.ingat Kelestarian danau tondano ini sebenarnya untuk kita, baik tenaga listrik maupun sumber airnya juga yang tidak kalah pentingnya adalah reaktor pendingin kalau sampai danau ini bermasalah, gunung berapi bisa erupsi terus.Jadi kalau kita selamatkan danau tondano ini untuk anak cucu kita,” Papar Tamengkel

Dalam pengerjaan, Pemrov Sulut mengoprasikan 5 unit exavator.Tongkang, serta Watermaster,” Bulan juni ini akan ketambahan lagi 2 unit exavator. Kalau kita kerja.kerja.kerja saya yakin akan tuntas tahun ini untuk pembersihan danau tondano,” Imbuhnya.

Terkait penganggaran Tamengkel menuturkan terjadi sedikit kesulitan terlebih saat dana banyak dialihkan untuk penanganan Covid-19,” Anggaran memang ada sedikit kendala karena covid-19, anggaran lain terpotong semua.Kita kerja hanya dikase alat sama solar tapi Dinas PU punya Tenaga Harian Lepas (THL) yang mantap yang bisa jadi operator alat berat,” Pungkasnya.

(Visited 92 times, 1 visits today)

Tinggalkan Balasan

Alamat surel Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *