Chat kami sekarang

Ditengah Pandemi Covid-19, Pemkab Minahasa Terus Seriusi Pembersihan Danau Tondano

Sulutpos.com,Tondano – Meski ditengah perggumulan akan pandemi Covid-19, Pemerintah Kabupaten ( Pemkab ) Minahasa terus maksimal dalam pembersihan danau tondano lewat pengangkatan tumbuhan eceng gondok.

“Ini merupakan suatu keseriusan pemerintah dalam penanganan pengelolaan danau Tondano dan juga untuk melestarikan danau Tondano kabupaten Minahasa (Lumeos in Lour Tondano) dengan mengingat bahwa permasalahan Danau tondano dan permasalahan air minum ini belum juga tuntas,” Kata Bupati Royke Octavian Roring dalam Rapat Koordinasi Pengelolaan Danau Tondano di Benteng Moraya Tondano yang dihadiri oleh Kepala Dinas Lingkungan Hidup Provinsi Sulawesi Utara Ir. Marly Gumalag MSi, Asisten Perekonomian dan Pembangunan Ir Wenny Talumewo MSi, Kepala Balai Wilayah Sungai Sulawesi I Ir Bastari M.Eng,Senin (10/08)

Dijelaskannya, Pemkab telah mengusahakan berbagai upaya dalam pelestarian danau Tondano salah satunya adalah upaya koordinasi dengan pemerintah pusat mengenai betapa pentingnya pelestarian danau tondano mengingat bahwa Danau tondano merupakan sumber irigasi, destinasi pariwisata, sumber perikanan, sumber energi, dan sumber air minum bagi masyarakat dan juga danau Tondano merupakan salah satu yang memberikan kontribusi apabila manado banjir, jadi sangat disayangkan jika revitalisasi akan danau Tondano ini dibiarkan.

Lebih lanjut kata Bupati Penkab melakukan Prioritas kegiatan pelestarian Danau Tondano berupa percepatan pembangunan tanggul pengaman lanjutan sepanjang 14.291 m dari rencana 18.255 m, pembangunan sedimen trap di beberapa inlet Danau Tondano, pembangunan regulator gate di outlet danau Tondano, penanganan eceng gondok, penataan kawasan lingkar danau,dan juga peningkatan kapasitas jalan lingkar danau.

” Pemkab Minahasa telah Menandatangani Kesepakatan dengan pemerintah pusat bahwa danau Tondano merupakan salah satu dari 15 danau prioritas nasional untuk di revitalisasi dengan permasalahan DAS rusak dan danaunya rusak,” Ujarnya.

” Saya berharap dengan diadakannya rapat koordinasi ini kita semua bisa untuk bekerjasama mengelola danau Tondano di Minahasa, dapat mewujudkan revitalisasi danau Tondano dan dapat melestarikan danau Tondano (Lumeos In Lour Tondano) dan Semoga pelestarian danau Tondano ini bisa dilaksanakan dengan melibatkan semua stakeholder yang ada di provinsi Sulawesi Utara ini dalam kerjasama yang baik dengan seluruh instansi terkait baik dari Pusat, Provinsi maupun Kabupaten,” Imbuhnya.

( Ody)

(Visited 16 times, 1 visits today)

Tinggalkan Balasan

Alamat surel Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *