Chat kami sekarang

Dua Hari Operasi Yustisi, Maisiouw CS Jaring 29 Warga Tidak Pakai Masker Kunjungi Pasar

Sulutpos.com,Tondano – Sejak diedarkannya Inpres No 6 tahun 2020 dan Peraturan Bupati Minahasa No 34 tahun 2020 tentang Peningkatan Disiplin dan Penegakan Hukum Protokol Kesehatan dalam Pencegahan dan Pengendalian Covid-19, jajaran pemerintahan di tingkat Kecamatan langsung menindak lanjutinya.

Seperti halnya Pemerintah Kecamatan Langowan Timur dibawah Pimpinan Camat Jefry Maisiouw gencar mensosialisasikan pentingnya penggunaan masker bagi warga yang berpergian keluar rumah.

” Saat ini masker bukan lagi kewajiban tapi kebiasaan, Masker itu menyelamatkanmu juga menyelamatkan kita semua,” Kata Maisiow saat disambangi wartawan Media ini, Jumat (18/09)

Diakuinya, dua hari pasca sosialisasi di tengah keramaian pasar baru Langowan sempat terjaring 29 warga yang tidak memakai masker,” Hari kamis terjaring ada 7 orang dan Selasa 22 orang. Mereka yang terjaring kita beri sangsi yakni membersihkan lokasi pasar, juga ada yang di suruh pus up, serta menyanyikan lagu Kebangsaan, ada pula anak sekolah yang kita ganjar dengan membacakan teks Pancasila, dan sangat disayangkan mereka tidak hafal,” Kata Camat.

Dijelaskannya, mereka yang terjaring dalam Operasi Yustisi pendisiplinan protokol kesehatan covid-19 ini pada umumnya masih ada sifat acuh tak acuh terkait pentingnya penggunaan masker itu sendiri,” Masih banyak yang pandang enteng pentingnya memakai masker, jadi setiap hari kita akan lakukan operasi, Jika nanti masih didapati warga yang demikian pasti akan kita berikan sangsi serta akan diberlakukan pembayaran denda,” Ujarnya.

” Saat Operasi ini kami bersama Forkopimka ( Forum Komunikasi Pimpinan Kecamatan ) Langowan Timur yakni Koramil Langowan, Polsek Langowan, Dinas Perhubungan Kabupaten Minahasa,serta Pegawai Pasar Langowan,” Pungkasnya.

(Ody)

(Visited 163 times, 1 visits today)

Tinggalkan Balasan

Alamat surel Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *