Chat kami sekarang

Selain Beda Format SKPT, Nomor Sertifikat Tanah Atas Nama WT Tidak Terdaftar di BPN

Foto: Teddy A Massie (Seksi Penataan Pertanahan), saat menerima ahli waris YT yang didampingi Kuasa Hukum FR, dan Tim Jurnalis Investigasi, 27 Oktober 2020.


SulutPos.com, Amurang – Setelah hampir sebulan,  Tim Investigasi Jurnalis yang terdiri dari Boy Laloan (Delik Hukum), dan Yopi Setyabudi (BeritaLima.com) akhirnya menemukan titik terang terkait Sertifikat Tanah milik WT alias Utu yang diduga palsu, dan sudah menyeret FR alias Kiki ke ranah hukum.

FR alias Kiki selaku anak dari YT, adalah ahli waris pemilik lahan yang berlokasi di depan Sekolah Politeknik Pelayaran di wilayah desa Tawaang Timur, tepatnya di Perkebunan Moinit, telah dilaporkan Pidana oleh WT alias Utu ke Polres Minsel berdasarkan Sertifikat Tanah miliknya.

Akan tetapi, Sertifikat Tanah tersebut memiliki banyak kejanggalan, seperti; SKPT (Surat Keterangan Pendaftaran Tanah) atas nama WT alias Utu yang berbeda dengan Format SKPT milik BPN Minahasa Selatan (Minsel).

Begitu juga dengan Nomor Sertifikat Tanah atas nama WT alias Utu yang dijadikan bukti laporan di Polres Minsel ternyata tidak terdaftar di Badan Pertanahan Nasional (BPN) Minsel.

Pihak BPN, ketika dikonfirmasi, mengatakan bahwa Format SKPT atas nama WT alias Utu bukan Format SKPT Milik BPN Minsel, dan Nomor Sertifikat Tanah milik Utu juga tidak terdaftar di BPN Minsel, berikut kronoliginya;

  • Tanggal 23 September 2020, Tim Investigasi Jurnalis sudah meminta klarifikasi di BPN Minsel, terkait nomor sertifikat tanah dan SKPT milik WT alias Utu. Kepala Kantor BPN Minsel, Deany Keintjem yang didampingi salah satu pegawai BPN mengatakan meragukan SKPT yang ditanda-tanganinya dan Nomor Sertifikat Tanah milik WT alias Utu. Karena itu, Kepala Kantor BPN Minsel, Deany Keintjem, kepada salah satu pegawainya menyarankan untuk kepastiannya agar membuka Warkah. Karena sistim sedang dalam gangguan, Tim Investigasi Jurnalis disarankan oleh Pegawai tersebut untuk kembali lagi nanti. (Rekaman didokumentasikan oleh Media)
  • Tanggal 27 Oktober 2020, Tim Investigasi Jurnalis diterima Pegawai BPN Minsel, yang diketahui sebagai Pak Teddy A Massie (Seksi Penataan Pertanahan), dari hasil buka warkah, didapati SKPT Format BPN Minsel tidak sama dengan Format SKPT milik WT alias Utu yang ada di Polres Minsel. Sementara itu, Nomor Sertifikat Tanah milik WT alias Utu Tidak terdaftar dalam Warkah BPN Minsel. (Rekaman contoh SKPT sudah didokumentasikan oleh media)

Baca Juga: Kepala BPN Minsel: Belum Ada Sertifikat yang Saya Terbitkan di Atas Lahan Sekitar Sekolah Pelayaran

Jumat, 6 November 2020, dari narasumber yang bekerja sebagai pegawai BPN Minsel, media ini mendapatkan informasi bahwa yang mengurus berkasnya WT adalah Oknum JL, juga seorang pegawai di BPN Minsel.

Di bagian lain, sesuai dengan pemberitaan media ini pada tanggal  Kepala Kantor BPN Minsel, Deany Keintjem, mengatakan bahwa belum ada Sertifikat yang ia terbitkan di atas lahan sekitar Sekolah Pelayaran. Sertifikat Tanah milik WT alias Utu berada di sebelah kiri-depan dari Sekolah Pelayaran (sekarang Politeknik Pelayaran).

Di samping itu, Lahan tersebut, yang telah dibuatkan Sertifikat oleh WT alias Utu, ternyata sudah ada Registernya di Register Tanah desa Tawaang dengan Nomor 462 folio 135 atas nama Merkurius Decky Tumbuan, ayah dari ahli waris YT, dan FR alias Kiki adalah anak dari ahli waris. Lahan tersebut berada dalam penguasaan dan dikelolah oleh YT dan FR alias Kiki. (nv)

(Visited 822 times, 1 visits today)

Tinggalkan Balasan

Alamat surel Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *